JS Financial News - шаблон joomla Новости
Senin, 16 Juli 2018

JAKARTA, Kabarsebelas.com - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menyatakan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan kembali membuka secara resmi Apkasi Internasional Trade and Summit (AITIS) pada 26-28 April tahun 2016 mendatang di Jakarta Internasional Expo JI-Expo Kemayoran.

Sekjen APKASI Nurdin Abdullah, mengatakan acara AITIS ini merupakan agenda tahunan Apkasi dalam rangka promosi perdagangan dan investasi pemerintah kabupaten seluruh Indonesia. "Namun, konsep penyelenggaraan AITIS akan memformulasikan kegiatan dengan memadukan promosi potensi unggulan masing-masing SKPD secara parsial dan forum bisnis yang menghadirkan para investor dan buyers potensial, baik dalam maupun luar negeri," katanya, Senin (14/9), saat launcing Pameran AITIS, di Kantor Apkasi, Jakarta.

Presiden Jokowi kan sudah mengakui bahwa AITIS merupakan ajang promosi yang sangat efektif dibandingkan harus pameran keliling keluar negeri dengan berbiaya mahal. AITIS ini adalah ajangnya pemerintah kota/daerah. Lanjut, Nurdin yang juga Bupati Bantaeng, mengatakan, Apkasi International Trade dan Invesment Summit 2014 tersebut kembali dilaksanakan, karena AITIS 2015 cukup sukses mengangkat potensi daerah.

Dia menjelaskan, investasi merupakan salah satu cara terbaik dalam percepatan pembangunan ekonomi daerah, sehingga berdampak pada kesejahteraan. "Acara itu diikuti peserta dari pemerintah kabupaten dan kota, dan pemerintah provinsi serta berbagai kementerian terkait. Seluruh kegiatan AITIS merupakan implementasi peran dan fungsi Apkasi sebagai mitra pemerintah," ujarnya.

Sementara itu, dalam pameran tersebut juga memberikan kesempatan kepada investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk membuka investasi diberbagai sektor didaerah. Selain diikuti pemerintah kabupaten/kota dan provinsi, AITIS 2016 juga melibatkan pemerintah pusat, di antaranya, Kementerian Dalam Negeri, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta perwakilan pemerintah di luar negeri, yang diharapkan dapat meningkatkan jangkauan kegiatan perdagangan dan investasi di seluruh wilayah Indonesia.

Nurdin, mengungkapkan terkait BKPM ini, sekarang banyak investor menghadapi kultur birokrasi yang berbelit-belit sehingga tidak ada kepastian. Karena itu, BKPM harus memberikan stimulus ekonomi terutama dalam rangka mempermudah inevstor masuk seperti pelayanan perizinan muapun penanaman modal," ungkap Nurdin.

Namun, berbagai peluang bisnis ditawarkan, diantaranya bidang pertanian dan perkebunan, pertambangan dan energi, infrastruktur, pariwisata dan produk kreatif, kelautan, serta potensi sumber daya alam lainnya, yang potensinya menyebar di seluruh wilayah Nusantara dan terbuka luas untuk semua pihak memberdayakannya. Menurutnya, event sebelumnya dikatakan berhasil lantaran telah menghasilkan berbagai transaksi bisnis, merangsang berbagai kegiatan usaha, serta terjalinnya komunikasi antara para pelaku usaha dengan daerah. (dade)

Statistik Pengunjung

7163334
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
7454
14863
7163334
IP Anda: 54.196.31.117

Facebook