JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 13 Desember 2017

 

BEKASI, KABARSEBELAS.COM -- Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berada di RT. 01/01, Kampung Baru Muara Jaya, Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, kondisinya sangat mengenaskan.

 

Pasalnya, TPI di Desa Pantai Mekar tersebut sudah tidak lagi digunakan menjadi pelelangan ikan sejak dua tahun terakhir, hal tersebut juga membuat TPI itu menjadi kumuh dan seperti bangunan tua tak terawat.

 

Kumuhnya TPI di Desa itu membuat warga sekitar mengeluhkan keberadaan TPI itu sendiri. Karena keberadaannya yang beberapa tahun lalu digunakan untuk melakukan pelelangan ikan, sekarang tak lagi digunakan, warga pun menjadi susah jika harus membeli ikan dari hasil melaut para nelayan.

 

"Pelelangan ini udah dua tahun lebih nggak kepake, karena memang tidak ada yang urus tempat ini. Dulu ada yang ngurua orang dari Pemerintah Daerah (Pemda), tapi udah nggak tau kemana dia nya," ungkap Latipur, tokoh nelayan di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, kepada kabarsebelas.com

 

Tak hanya hilangnya TPI saja yang dikeluhkan warga dan nelayan sekitar, tetapi yang lebih naas lagi adalah, TPI yang sejak dua tahun terakhir sudah tak terawat, ditiap-tiap sudut bangunan, dipenuhi sampah yang berserakan, dan juga barang-barang warga yang diletakan sembarangan.

 

"Nah kaya itu jaring sama jerigen nelayan, kan dia-dia pada asal naro barang nya aja, karena memang tidak ada perawatan dan penjagaan nya dari pihak terkait, makanya warga nelayan kita yaudah seenaknya aja naruh barang disini," tambah Latipur.

 

Ditempat berbeda, kepala Desa Pantai Mekar, Darman juga membenarkan hilangnya TPI didesa tersebut. Dirinya mengatakan, bahwa hilangnya TPI itu dikarenakan sedikitnya pengunjung dan peminat yang datang ke pelelangan ikan tersebut.

 

"Faktor utama yang menyebabkan hilang atau tiadanya TPI itu didesa kita kan memang dua tahun lalu pengunjung si pelelangan ini semakin sepi, lama-lama hilang pengunjungnya, ya jadi pengurusnya yang juga dari dinas terkait menjadi malas untuk mengelolanya," jelas Darman siang tadi.

 

Darman juga mengatakan, kurang kepedulian dari dinas terkait juga yang menjadi faktor utama kumuhnya TPI tersebut, karena TPI itu harusnya menjadi tanggung jawab pihak dinas sendiri.

 

"Inikan tanggung jawab mereka (Dinas), lah kenapa mereka lepas gitu aja nggak ada tanggung jawabnya ke kita. Kalau memang sepi tempat nya, ya seenggaknya ini tempat dirawat sedikit-sedikit, lah ini sampah banyak, jadi malah warga sekitar yang kebebani u tuk merawat dan membersihkan tempat pelelangan ikan tersebut," tandas dia. (Kuh)

Statistik Pengunjung

5597988
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
4691
22853
5597988
IP Anda: 54.221.93.187