JS Financial News - шаблон joomla Новости
Selasa, 24 Juli 2018

KARAWANG, KABARSEBELAS.COM -  Mahalnya harga beras di Kabupaten Karawang ternyata berdampak pada  pengusaha penggilingan padi yang  terancam gulung tikar. Dikarenakan harga beli gabah dengan harga penjualan beras sudah tidak sesuai. 

 

Dari beberapa narasumber yang diperoleh kabarsebelas.com membenarkan bahwa saat ini harga padi/gabah  basah melonjak tajam  hingga mencapai Rp 6.500 perkilogramnya, sedangkan harga gabah kering mencapai Rp 7500 perkilogramnya sehingga berdampak pada pengusaha penggilingan padi. Kamis, 04/01.

 

Seperti yang disampaikan Edi, ia lebih memilih menutup sementara usahanya dikarenakan  harga pembelian gabah sudah tidak sesuai lagi dengan harga penjualan beras "melonjaknya harga padi di petani, tentunya akan berdampak pada pengusaha penggilingan padi yang terancam gulung tikar atau bangkrut" tuturnya..

 

H Encip salah satu pembeli gabah membenarkan bahwa harga gabah basah saat ini mencapai  Rp 7.000 perkilogramnya "saya juga heran baru kali ini harga padi basah mencapai 7 ribu. Dengan mahalnya harga padi sepertinya akan berdampak pada pengusaha penggilingan padi terancam gulung tikar", Ungkapnya.

 

Dengan melonjaknya harga padi tentunya dapat menguntungkan para petani namun sisi lain akan berdampak pada pengusaha penggilingan padi yang terancam gulung tikar dan berdampak pada masyarakat miskin dikarenakan harga beras melambung tinggi.(Dmn)

Statistik Pengunjung

7219089
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
593
14966
7219089
IP Anda: 23.20.25.122

Facebook