JS Financial News - шаблон joomla Новости
Senin, 18 Juni 2018

Kabarsebelas - Kejaksaan Negeri Cikarang intens lakukan pemeriksaan terhadap dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Kabupaten Bekasi. Keduanya, yakni PT Bekasi Bumi Jaya (BBJ) dan PT Bekasi Putra Jaya (BPJ). Pasalnya, kedua BUMD itu dianggap tak produktif, saat penyertaan modal terus dikucurkan Pemkab Bekasi kepada keduanya, namun justru pertanggungjawabannya tak jelas, bahkan beberapa kegiatan diduga fiktif.

"Ya benar, kami tengah lakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Prosesnya baru tahap penyelidikan. Indikasinya,beberapa kegiatan mereka diduga fiktif," ungkap Kasi Pidsus Kejari Cikarang, Fik Fik Zulrofik, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/12).

Dibeberkannya, kegiatan fiktif yang diduga dilakukan keduanya, bernilai total Rp 5.000.000.000. Kegiatan itu dilakukan pada tahun anggaran 2011. Ditambah gelontoran APBD Kabupaten Bekasi yang dikucurkan, namun tak jelas peruntukannya. Ketika hal itu ditanyakan pihaknya, kedua BUMD itu mengaku dana besar itu habis untuk keperluan operasional kantor. Saat disinggung detailnya, pihaknya belum dapat berbicara banyak, dikarenakan masih dalam pemeriksaan pihaknya.

"Yang satu 3 Milyar, satunya lagi 2 Milyar, total 5 Milyar lebih. Saat ditanya, alasan mereka sudah habis untuk bayar gaji pegawai dan pengeluaran rutin kantor. Kan gak logis itu," tegasnya.
(gilang)

Statistik Pengunjung

6945360
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
8014
15312
6945360
IP Anda: 54.158.15.97

Facebook