JS Financial News - шаблон joomla Новости
Sabtu, 20 Januari 2018

 

KOTA BEKASI,Kabarsebelas.com- Sebanyak 46 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara berhasil diamankan oleh imigrasi kelas II Bekasi dalam operasi Yustisi yang digelar selama 2 hari, Senin dan Selasa, (25-26/07).malam 19.00_11. 30 WIB.

Dari 46 WNA yang berhasil diamankan, diketahui hanya dari salah satu apartemen yang ada di Kota Bekasi yaitu (CP). Diketahui, ke 46 WNA tersebut telah melakukan pelanggaran Undang undang keimigrasian dengan menggunakan Visa Kunjungan Wisata.

Kepala Imigrasi kelas II Bekasi, Is Edi Ekoputranto mengatakan bahwa, Setidaknya dari totoal 46 WNA, 21 diantaranya berasal dari satu negara.

“Setelah kita lakukan pemeriksaan terhadap 21 WNA, semua dari India. Mereka tidak bisa menunjukan besaran biaya hidup selama di Indonesia dan tidak bisa menunjukan mau melakukan kunjungan wisata ke daerah mana mananya. Selain itu, tidak bisa menunjukan paspor,” jelasnya kepada awak media usai melakukan operasi Yustisi, Selasa (26/07) malam sekira pukul 23.30WIB.

Tampak sebanyak 46 WNA yang diamankan pihak Imigrasi kelas II Bekasi dari hasil operasi yustisi pada Senin dan Selasa (25-26/07).
Sementara itu, kata Is Edi, untuk WNA lainnya yang sebanyak 25 orang, ia mengatakan kesemuanya berasal dari berbagai negara dan akan disampaikan lebih lanjut.

“Kesemua WNA yang diamankan, masuk ke Indonesia melalui jalur resmi Bandara Soekarno Hatta. Saat kita jaring di Apartemen CP ada yang menempati 1 kamar di isi 6 orang,” tambahnya.

Lebih lanjut Is Edi mengatakan bahwa, para WNA yang diamankan berada di Indonesia baru sekira 3 minggu. Pihaknya juga menegaskan, akan terus melakukan operasi yustisi terhadap para WNA lainnya yang tinggal di wilayah Bekasi.

Disinyalir ke 46 WNA yang terjaring operasi Yustisi dan telah diamankan pihak Imigrasi kelas II Bekasi dengan memanfaatkan visa kunjungan wisata dan mengaku turis terindikasi mereka akan bermigrasi ke Indonesia untuk memperbaiki gaya  hidupnya.

“Ini baru dari satu tempat hunian yang kita lakukan operasi, tidak menutup kemungkinan akan kita lakukan operasi yustisi ke wilayah lainnya di Bekasi,” tutup Is Edi Ekoputranto.(Abu)

 

Statistik Pengunjung

5851818
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
1808
50490
5851818
IP Anda: 54.234.45.10

Facebook