JS Financial News - шаблон joomla Новости
Selasa, 13 November 2018

 

BEKASI, KABARSEBELAS.COM-- Jajaran Polres Metro Bekasi mengungkap pelaku begal yang selama ini meresahkan masyarakat Kabupaten Bekasi, Selasa (17/01/2017). Dalam rilis yang digelar polisi berhasil mengamankan 8 orang pelaku yaitu BH, An alias J, As alias W, C alias G, K alias B bin K, In alias ii bin J, EM, RH. Para tersangka diketahui masuk kedalam dua kelompok yakni kelompok Baron dan kelompok Bule asal Karawang.

Kapolrestro Bekasi, Kombespol Asep Adisaputra mengungkapkan para pelaku telah melakukan aksinya sebanyak 36 kali di beberapa titik yang berbeda. "Para pelaku melakukan aksinya sebanyak 36 kali pencurian dan 15 diantaranya dilakukan dengan senjata tajam atau biasa masyarakat bilang pembegalan," kata Kapolres.

Dari tangan para pelaku, Kata Asep, polisi mengamankan barangbukti yakni dua buah senjata api rakitan, enam butir peluru, lima bilah senjata tajam jenis golok, satu STNK nomor polisi B 4551 FEL beserta kuncinya, satu unit sepeda motor Honda Beat nomor polisi T 2881 NI, satu buah HP Samsung Note 7, satu lembar STNK asli Yamaha Vixion nomor polisi B 3989 FZS, dua buah Obeng, satu buah helm warna hitam merk Honda, 18 buah plat nomor kendaraan, satu unit sepeda motor Honda Beat, satu set kunci leter T, satu buah Handphone, satu Jaket hitam, satu celana panjang.

Adapun beberapa lokasi yang pernah menjadi tempat para pelaku melancarkan aksinya, Kampung Leuwing RT 001 RW 005, Dess Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, Jalan Inspeksi Kalimalang, Kampung Pasir Limus RT 07 RW 04, Desa Wangunharja, Kecamatan Cikarang Utara, Jalan Raya Kalimalang, Kampung Pasir Limus, Desa Wangunharja, Cikarang Utara, Jalan Raya Kalimalang, Kampung Tegal Danas, Kecamatan Cikarang Pusat, 2x kejadian, Jalan layang SGC, 2x kejadian, Jalan Industri Jababeka, Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kampung Binong, RT 02 RW 01, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Jalan Kalimalang, Terminal Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dikenai pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan sebagaimana undang-undang darurat No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (dk)

Statistik Pengunjung

7716701
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
5647
21853
7716701
IP Anda: 54.166.249.93

Facebook