JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 13 Desember 2017



BEKASI, KABARSEBELAS.COM--Maraknya kecaman dari berbagai kalangan terkait perilaku atas perbuatan yang telah mencoreng citra nama baik, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atas perbuatan salah satu Dewan Pengawas PDAM Tirta Bahagasasi, yang telah menelantarkan demi melampiaskan hasrat terhadap seorang gadis kelahiran Sukabumi Jawa Barat bernama Dita.

NA yang menjabat sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Bahagasasi atas perbuatannya, akan dilaporkan bahkan direkomendasikan untuk dipecat terkait perilakunya tersebut.

Dari beberapa kalangan yang mendengar perihal tersebut merasa geram, hingga mengutuk bahkan berencana akan merekomendasikan, agar pelaku yang berperilaku menyimpang seperti itu dipecat.

Seperti yang tersebar di media sosial dengan mengatas namakan Gerakan Moral (Germo), akan menggelar aksi demo di depan kantor PDAM Tirta Bahagasasi perihal salah satu Dewan Pengawas PDAM yang berperilaku seperti itu.

Pasalnya, dewan pengawas yang berfungsi mengawasi kinerja direksi PDAM. Namun dewan pengawas telah mencoreng nama institusi dengan perbuatan yg tidak bermoral, terindikasi telah menghamili gadis, serta karyawan PDAM. Ini merupakan catatan buruk bagi lembaga PDAM Tirta Bhagasasi.

Beberapa tuntutan yang akan  disampaikan dan meminta kepada direksi diantaranya, pecat Dewan pengawas yg terlibat Perselingkuhan. Menuntut untuk membuka secara terang benderang kasus perselingkuhan salah satu dewan pengawas.

Bahkan salah satu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), Teten melalui pesan singkat whatsapp mengatakan “Wah bejad itu bocah. Kita rekom supaya di pecat aja deh,”ucapnya singkat.

Menanggapi hal itu, salah satu kerabat gadis bernama Deden, yang pernah mendapatkan perlakuan buruk kerabatnya tersebut, hingga membuat malu lantaran batal menikahinya, berencana akan melaporkan dan menuntut atas perbuatan yang telah dilakukannya tersebut.

“Ternyata kami selama ini sudah dibohongi oleh NA, janji mau bertanggung jawab menikahi Dita, sampai undangan pun di sebar, dan akhirnya NA mengaku kalau istrinya sedang mengidap penyakit tumor ganas stadium 4, bahkan sampai sampai salah satu pimpinannya pun bilang, kalau NA sudah tidak kerja lagi di PDAM, ini jelas kami sudah dibodohi,”ungkap Deden salah satu kerabat Dita ketika dihubungi kemarin.

Terkait mobil jenis Inova yang pernah ditinggalkan NA di kediaman keluarga Dita, jika itu dia bilang itu berita hoax, silahkan tanya pa Ade yang mengambil mobil tersebut, dan mengakui bahwa kendaraan tersebut milik PDAM bukan milik NA, ada buktinya.

Deden menegaskan, dengan kejadian ini Dita yang sudah menjadi korban atas perbuatan NA dan mengalami trauma, maka dirinya beserta keluarga Dita akan mendatangi NA, dan berencana melaporkan atas perbuatannya tersebut ke pimpinannya saat ini, serta melaporkannya ke pihak yang berwajib. (Red)

Statistik Pengunjung

5597999
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
4702
22864
5597999
IP Anda: 54.221.93.187