JS Financial News - шаблон joomla Новости
Sabtu, 18 Agustus 2018

BEKASI, KABARSEBELAS.COM - Seorang pelajar 13 tahun asal Oerumahan Graha Melasti, RT 06/14 Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, menjadi korban perampasan sepeda motor miliknya di Jalan Melati Raya, Perumahan Graha Melasti, Minggu (21/1) pagi tadi.

 

Kejadian tersebut terjadi di lingkungaan perumahan korban. Diketahui, korban bernama Bayu Rahmat Prabowo (13), seorang pelajar yang duduk dibangku kelas 2 sekolah menengah pertama.y

 

Bayu mengaku, bahwa ia ditipu oleh sang pelaku yang tiba-tiba menghampirinya yang sedang berada diwarung sayur dan meminta antar kesebuah warung plastik di Jalan Melati Raya Perumahan Graha Melasti.

 

"Pertama lagi disuruh beli sayur sama Ibu, tiba-tiba ada yang dateng minta anterin beli sterofom ke warung depan," kata sang korban perampasan, Bayu, saat ditemui di Mapolsek Tambun setelah membuat laporan kehilangan, Minggu (21/1) pagi.

 

Setelah korban mengantarkan pelaku ke sebuah toko plastik di jalan melati raya, tiba-tiba pelaku langsung meminjam motor korban dengan alasan menjemput sang Istri di Perumahan Gria Asri 2 di desa yang sama, Desa Sumberjaya.

 

"Sampe situ (toko plastik) dia bilang minjem motor saya buat jemput Istrinya di Perumahan Gria Asri 2, pelaki ngebentak saya buat minjem motor, saya takut ya saya kasih aja motor sama kuncinya," tambah Bayu.

 

Setelah kejadian berlangsung, korban bersama keluarganya langsung mendatangi Mapolsek Tambun untuk melaporkan kejadian tersebut dan melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar Perumahan Graha Melasti dengan memeriksa beberapa saksi mata.

 

Sementara itu, Kepala Polsek Tambun, Kompol Sujatmiko membenarkan bahwa adanya laporan yang masuk terkait kasus penipuan yang menimpa Bayu dengan nomor laporan polisi 94-Tb/K/I/2018/Polsek Tambun.

 

"Polsek Tambun, hari ini (21/1) menerima laporan, korban dugaan  penipuan dengan modus antar kealamat sesuai tujuan pelaku. Namun ditengah perjalanan, korban diturunkan dan kendaraan dibawa kabur oleh pelaku," ungkap Kompol Sujatmiko.

 

Dirinya juga menambahkan, bahwa pelaku memang kerap mengincar korbannya yang masih duduk dibangku sekolah pertama. "Dugaan Kami, pelaku mencari korban. Masih usia anak-anak dan rentan korban kejahatan," pungkas Kapolsek.

 

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Tambun memberikan arahan kepada setiap orang yang mengalami hal serupa seperti Bayu agar sigap berteriak saat mengalami kejadian seperti itu.

 

"Agar korban berani untuk berteriak dan minta tolong warga bila menjadi korban modus penipuan para pelaku yang merampas kendaraan di jalan," tutupnya. (Pra)

Statistik Pengunjung

7397769
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
2838
55539
7397769
IP Anda: 54.198.27.243

Facebook