JS Financial News - шаблон joomla Новости
Sabtu, 23 Juni 2018

 

BEKASI, KABARSEBELAS.COM– Polres Metro Bekasi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) empat oknum pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi, Selasa (13/08). Keempat oknum BPN itu terdiri dari 3 lelaki dan 1 wanita, digelandang oleh aparat Polres Metro Bekasi dari dalam gedung BPN Kabupaten Bekasi.

 

Informasi yang diterima, penangkapan dilakukan Unit Kriminal Khusus (Krimsus) Polres Metro Bekasi di Kantor BPN Kabupaten Bekasi yang berada di Lippo Cikarang Blok B4, jalan Daha, Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

 

OTT tersebut dipimpin langsung Kanit Krimsus Polrestro Bekasi, AKP Widodo. Dari informasi yang didapat di lapangan, pengamanan keempat orang pegawai BPN tersebut diduga berhubungan dengan pungutan liar dalam jasa ukur tanah. Selain mengamankan empat orang pegawai BPN, dikabarkan petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp. 10 juta.

 

Humas BPN Kabupaten Bekasi, Dadun, mengelak adanya OTT yang dilakukan Polres Metro Bekasi terhadap oknum pegawai BPN Kabupaten Bekasi. “Bukan OTT cuma pengaduan masyarakat. Kerjanya lama sekarang lagi penyelidikan gitu. Dasarnya pengaduan, Polres menindaklankuti. Saya gak berani banyak omong nanti saja ya,” jelas pria yang menjabat Kepala Urusan Umum BPN Kabupaten Bekasi itu.

 

Namun, hingga berita ini ditayangkan, Polres Metro Bekasi masih belum dapat memberikan keterangan kasus apa yang menjerat empat oknum pegawai BPN tersebut. Polres Metro Bekasi juga belum bisa memberikan keterangan status keempat oknum pegawai BPN tersebut.

 

Saat dikonfirmasi, Kanit Krimsus Polres Metro Bekasi, AKP Widodo, masih enggan memberikan keterangan kepada awak media yang menunggu di kantor BPN. “Nanti saja, ke Pak Kasat saja ya,” kata Widodo saat ditemui usai keluar dari ruangan Kepala Kantor BPN, Deni Santo, Rabu (14/03) siang.

 

Tak lama berselang, Kepala Kantor BPN Kabupaten Bekasi, Deni Santo keluar dari ruang kerjanya. Deni juga masih sedikit bicara terkait penangkapan keempat bawahannya tersebut. “Bukan Pungli (Pungutan Liar-red) itu pengaduan masyarakat. Pengaduannya ke Polres. Nanti-nanti dijelaskan,” kata Deni singkat sembari lari dari kerumunan awak media menuju kendaraan dinasnya.

 

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito, membenarkan adanya kegiatan penangkapan yang dimaksud. Namun dirinya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

 

“Iya, kemarin tim kita OTT ke BPN. Tim Saber Pungli, gabungan Polres dan Kejaksaan. Kita masih telusuri. Ada beberapa yang sudah kami amankan,” tandasnya. (red/dd)

Statistik Pengunjung

6982264
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
6396
52216
6982264
IP Anda: 54.162.224.176

Facebook