JS Financial News - шаблон joomla Новости
Minggu, 16 Desember 2018

KARAWANG, KABARSEBELAS.COM- Calista setelah 15 hari koma di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang akibat dianiaya ibu kandungnya, Sinta (27). Sinta sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun polisi mempertimbangkan tak melanjutkan proses hukum kepada tersangka.

 

"Saya coba membuat terobosan hukum. Kasus ini diselesaikan di luar pengadilan,"  kata Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan setelah mengantar jenazah Calista ke rumah duka, Kampung Jatirasa Barat, RT 4 RW 1, Kelurahan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Minggu/25/03.

 

Adapun alasannya menurut Hendy, adalah latar belakang kehidupan Sinta yang menyedihkan "Sehingga membutuhkan penanganan yang bijak. Harus ada kebijakan hukum yang melahirkan kehidupan" ungkap Hendy.

 

Berbagai aspek dipertimbangkan, termasuk kondisi psikis Sinta yang labil. Selain faktor ekonomi, Sinta pun dua kali gagal membangun rumah tangga "Proses hukum tentunya harus melihat keseluruhan aspek tersebut" ucapnya menegaskan. 

 

Setelah mempelajari latar belakang kehidupan Sinta tersebut, Hendy menjelaskan, Sinta bakal lebih menderita jika dihukum "Memberikan hukum akan sangat mudah, namun menyelesaikan permasalahan adalah PR (pekerjaan rumah) besar untuk masyarakat dan pemerintah Karawang," kata Hendy.

 

Dia mengaku sudah berkonsultasi dengan Kejaksaan Negeri Karawang dan Bupati Karawang Cellica Nurtachadiana ihwal kasus tersebut. "Kejaksaan dan Bupati menyambut baik. Kita akan melakukan pendekatan berbeda kepada kasus ini. Dan akan membantu Sinta menyelesaikan masalahnya satu per satu," ujar Hendy.

 

Sedangkan Sinta rencananya akan diperiksa kejiwaan. "Pemeriksaan psikis dan bantuan kejiwaan untuk Sinta dengan pengawasan pemerintah dan profesional akan menjadi jawaban atas kasus ini" pungkasnya. Sumber polres Karawang.(Dmn) 

 

Statistik Pengunjung

7927520
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
5442
5442
7927520
IP Anda: 35.172.201.102

Facebook