JS Financial News - шаблон joomla Новости
Minggu, 16 Desember 2018

BEKASI, kabarsebelas.com - Ternyata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, banyak memiliki ruangan tersembunyi setelah di periksa oleh pihak Kejaksaan Negri Cikarang, ruang tersebut banyak penyimpanan berkas-berkas didalamnya.

Pihak kejaksaan langsung menyegel ruangan tersebut dengan garis kejaksaan, penyegelan tersebut atas dugaan korupsi yang dilakukan kepala Dinas Kesehatan Muharmansyah Boestari (dr. Ari) terkait Mesin Incenelator (Mesin Pemusnah Limbah Medis).

Ruangan tersebut baru dikertahui oleh Kejari Cikarang yang tidak tau apa kegunaannya ruangan tersebut dan pihak

BEKASI, kabarsebelas.com - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Muhtada Sobirin mendukung sebagai wakil Rakyat sendiri atas yang dilakukan Kejari Cikarang, untuk mengungkap kasus incenelator dengan adanya dugaan korupsi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, pada saat ini.

"Pertama saya prihatin sebagai wakil rakyat, dan atas pemeriksaan yang terjadi akan tetapi saya sangat mendukung kebijakan ini yang penting sesuai dengan peraturan yang berlaku," tuturnya.

Lanjut dia, dirinya juga mengetahui apa yang terjadi

BEKASI, kabarsebelas.com - Kantor Dinas Kesehatan di periksa Kejaksaan negri cikarang terkait adanya dugaan korupsi alat incenelator (Alat Pemusnah Limbah Medis), Kejari Cikarang pada saat memeriksa beberapa ruangan yaitu ruangan kepala dinas dan Bendahara yang merukan tokoh utama dalam pengadaan Mesin Incenelator tersebut.

"Ya kita periksa ruangan Kepala  dinas dan bendaharanya untuk mendapatkan barang bukti yang lengkap atas adanya dugaan korupsi pengadaan Mesin Incenelator," kata Fik-fik Kasi Pidsus Kejakasaan Negri Cikarang, kepada

BEKASI, kabarsebelas.com - Polsek Cikarang Barat, berhasil menangkap pelaku percobaan pembunuh Ijar (19) yang terjadi di Kampung Cikedokan Rt 02/08, Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, dengan korban Lesih (33), pelaku sendiri adalah anak angkat korban yang sudah lama di rawat dari kecil samapi dewasa oleh korban Lesih.

Menurut Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Lintar Mahardono menjelaskan menurut ketarangan pelaku, bahwa pelaku selama ini sakit hati karena sering dimarah-marahin oleh korban yaitu ibu

BEKASI, kabarsebelas.com - Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi mengeluhkan dana alokasi desa (ADD) yang di terima pada bulan Juli 2015 lalu. Pasalnya, ADD yang diterima Kades dikenakan potongan sebesar Rp 100 juta. Pemotongan tersebut dilakukan dengan dalih untuk pembelian mobil ambulance desa.

"Potongan dilakukan sama panitia pembelian mobil. Panitia tersebut bentukan BPMPD," kata Kepala Desa yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Padahal lanjutnya, pengelolaan keuangan desa sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintahan

Statistik Pengunjung

7927588
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
5510
5510
7927588
IP Anda: 35.172.201.102

Facebook