JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 13 Desember 2017

 

BEKASI, KABARSEBELAS.COM--Kaitan pasien ibu hamil Firianti warga Desa Wangunjaya, Tambun Selatan yang dirujuk oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten  Bekasi ke RS Fathmawati. Sehingga kini keluarga Firianti harus membayar biaya persalin sebesar Rp12 juta. 

 

Menanggapi hal tersebut, Dirut RSUD Kabupaten Bekasi dr.  Sumarti mengaku rujukan yang dilakukan RSUD karena pasien terindikasi medis. Tetapi dirinya enggan menyebutkan indikasi tersebut. 

 

BERITA SEBELUMNYA: Rujukan RSUD Buat Sengsara Warga Tambun Ini!!

 

"Pasen dirujuk karena indikasi medis dan dirujuk ke RS yg bisa menangani dengan baik. Alhamdulillah pasen kondisinya sehat, tapi karena yang bersangkutan ternyata nunggak tidak bayar BPJS, BPJS nya tidak aktif," kata dia mengutip komentarnya dari pesan whatsaapnya, Sabtu (21/10). 

 

Sumarti berdalih, bahwa seharusnya pasien memberitahukan sebelumnya bahwa BPJS nya sudah tidak aktif lagi, parahnya dirinya malah mengebalikan hal tersebut ke pihak RS. Fatmawati dan meminta agar media tidak menyudutkan RSUD. 

 

"Harusnya kalau dari awal tahu kalau punya tunggakan sehingga segera mengurus ke BPJS, sekarang sudah boleh pulang dengan status pasen umum untuk merubah karena lebih dari tiga hari, tinggal kabijakan RS Fatmawati. Mohon jangan menyalahkan RSUD karena tugas kami penyelamatan ibu dan bayi, " ujarnya. 

 

Kendati demikian dirinya akan meminta keterangan pihak dokter yang memberi rujukan tersebut ke RS. Fatmawati. "Sebetulnya bukan masalah alat tapi level kompetensi RS kelas A

Sik yo mas aku lagi nanya dokternya juga tenatang rujukan tersebut ben sampeyan tidak memfitnah RSUD," kata dia. (dd)

Statistik Pengunjung

5597993
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
4696
22858
5597993
IP Anda: 54.221.93.187