JS Financial News - шаблон joomla Новости
Jumat, 23 Februari 2018

 

KARAWANG, KABARSEBELAS.COM - Ribuan  obat filariasis atau penyakit  gajah yang sudah dikemas yang seharusnya dibagikan pada masyarakat, di Puskesmas Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Obat tersebut malah di bakar.

 

filariasis atau penyakit  gajah sampai sampai saat ini belum ada obatnya. namun demikian pemerintah terus bekerja keras untuk mencegah penularan penyakit kaki gajah ini.

 

Dibakarnya obat pencegahan filariasis atau penyakit  gajah oleh pihak Puskesmas tunggak jati ini dikomentari oleh Seketaris Daerah (Sekda) Kabupaten karawang  Tedi Ruspendi Sutisna, saat apel pagi di halaman pemda karawang. bahwa untuk pemusnahan obat itu tidak sembarangan dan harus ada berita acaranya "Kalau memang obat tersebut sudah kadaluarsa, maka harus ada berita acara cara pemusnahannya" tuturnya.

 

Selain itu  Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Karawang, Nevi menuturkan bahwa pihak puskesmas tidak boleh membakar sampah dikarenahan sampah non medis di angkut ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Jalupang yang terletak di Kecamatan Kota Baru.

 

“Saya selalu melarang pihak puskesmas untuk membakar sampah non medis, karena sampah tersebut diangkut ke jalupang" tuturnya. 

 

Sibakarnya obat untuk pencegahan penyakit filariasis atau penyakit  gajah tentunya harus sesuai prosesur, apalagi pihak DLHK Kabupaten Karawang melarang adanya tempat pembakaran sampah di lingkungan Puskesmas. (Dmn)

Siapakah Cagub dan Cawagub Jawa Barat 2018-2023 yang paling layak memimpin?
  • Voting: (0%)
  • Voting: (0%)
  • Voting: (0%)
  • Voting: (0%)
Total Voting:
Voting Pertama:
Voting Terakhir:

Statistik Pengunjung

6065686
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
4984
34797
6065686
IP Anda: 54.92.197.82

Facebook