JS Financial News - шаблон joomla Новости
Selasa, 19 Juni 2018

 

KARAWANG, KABARSEBELAS.COM--Kinerja Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Kutawaluya, Desa Sampalan, Kecamatan. Kutawaluya, Kabupaten Karawang dinilai buruk. Pasalnya, terdapat limbah medis infeksius disatukan dengan sampah domestik yang akan berdampak pada penyebaran penyakit dari limbah infeksius.

 

Petugas Kesling Puskesmas Kutawaluya Suhendi mengatakan, pada awalnya menyangkal bahwa di tempat sampah domestik (non medis) yang ada di belakang Puskesmas tidak ada limah medisnya, namun setelah dilihat langsung bersama, Suhendi merasa kaget dan langsung menyalahkan petugas kebersihan.

 

Bukan hanya menyalahkan petugas kebersihan akan tetapi iapun membenarkan adanya pemulung yang mencari limbah ekonomis di lingkungan Puskesmas Kutawaluya."ini kesalahan dari petugas kebersihan di Puskesmas ini, selain itu suka ada pemulung  mencari sampah yang dapat dijual," ungkapnya.

 

Bukan hanya jarum suntik, juga terdapat kapas, perban, sarung tangan bahkan botol infusan yang secara sengaja di buang di tempat sampah domestik ."Ya, namanya juga manusia pasti ada hilapnya, mungkin tidak sengaja dikarenakan Puskesmas ini sudah memiliki ruangan sampah medis yang dia angkut sebulan sekali," kata Suhendi.

 

Sedangkan menurut keterangan petugas kebersihan mengatakan bahwa sampah yang tercampur dengan limbah infeksius dibawa ke UPTD Kebersihan Rengasdengklok yang letaknya dekat kantor Desa Rengasdengklok Selatan. "Sampah ini dibawa ke UPTD kebersihan di Rengasdengklok," katanya. (dmn)

Statistik Pengunjung

6950988
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
5349
20940
6950988
IP Anda: 54.81.105.205

Facebook