JS Financial News - шаблон joomla Новости
Kamis, 16 Agustus 2018

Kabarsebelas - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menuntut kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) karawang terkait kenaikan BBM yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo Yang berlaku mulai menjadi Rp 8500/L bensin dan Rp 7500/L solar.

Menurut ketua HMI Heru Slana Muslim, Dprd harus memberikan pernyataan sikap terkait kenaikan BBM yang di lakukan oleh presiden, karena dengan naiknya BBM rakyat akan semakin sengsara, seharusnya pemerintahan jokowi mengkaji terlebih dulu masih ada solusi  selain menaikan harga BBM,tegasnya.

Sikap ketua DPRD karawang Toto suripto, tentunya saya sebagai wakil rakyat harus pro rakyat tentunya teman-teman HMI harus ketahui saya hanya penyambung lidah rakyat
Saya akan membuat rekomendasi tuntutan teman-teman HMI ke pemerintahan pusat, mungkin bukan hanya hari ini saja teman-teman menyuarakan suara rakyat saya akan selalu terbuka buat teman-teman HMI untuk berdiskusi kepada saya, Seandainya teman-teman dan siapun, saya tidak akan menutup ruang untuk berdiskusi dengan teman-teman HMI, saya seneng di kritik karena kritikan dari teman-teman itu adalah vitamin buat saya, dan itu akan menjadi motivasi buat saya, siang dan malam saya ada waktu buat teman-teman HMI, pengemis pun kalau mau ketemu saya akan terima dan fasilitasi, teman-teman mohon pengertiannya saya wakil rakyat  sifatnya hanya merekomendasikan tuntutan dari teman-teman HMI,ujarnya.

Kata heru,Kita akan menunggu janji-janji bapak untuk merekomendasikan secara tertulis karena partai PDI P partai yang pro rakyat, akan tetapi di internal PDI P sendiri masih pro kontra terhadap kenaikan BBM, akankah ada kepedulian yang nyata dari dprd karawang terhadap  rakyat cilik, ungkapnya.

Menurut ketua Dprd Toto suripto saya akan rapat sma teman-teman karena saya tidak akan memberi keputusan sendiri itu harus di rapatkan dahulu di internal kami, ujarnya.(Peles)

Statistik Pengunjung

7383782
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
3039
41552
7383782
IP Anda: 54.81.196.35

Facebook