JS Financial News - шаблон joomla Новости
Senin, 21 Mei 2018

TAMBELANG, kabarsebelas.com - Musim Kemarau membuat sawah dibagian Utara Kabupaten Bekasi menjadi kekeringan, dengan hal itu membuat petani yang berada diwilayah tersebut sudah sangat minim menanam padi sejak 2 bulan terakhir. Meski demikian, petani pun harus menggali tanah dari sawah untuk dipindahkan kerumah masing-masing, agar bisa menanam bibit padi.

Menurut Ketua Dusun RT 01 RW 05 Desa Sukarahayu, Kecamatan Tambelang, Bosan (45) mengatakan, petani harus membayar  per-truk untuk mengangkut tanah sebesar Rp. 200.000 ribu dan biaya kuli. Ia menambahkan tanah tersebut sangat diperlukan oleh petani, dikarenakan kalau menanam bibit disawah akan mati.

"Petani berinisiatif menanam bibit dirumah. Sudah hampir 2 bulan petani disini sudah tidak cocok tanam, kebanyakan petani sudah ngangkut tanah buat nandur dirumah," ucapnya kepada kabarsebelas.com, Minggu (26/7) kemarin.

Bosan menyampaikan, cuaca kemarau yang membuat sebagian petani untuk sementara ini kurang minat menanam padi. Apalagi, saluran irigasi tidak sanggup lagi untuk membasahi ratusan hektar sawah, namun beberapa wilayahnya masih ada yang bercocok tanam padi

"Petani menyewa jasa kuli sekalian truk buat ngangkut tanah urukan yang dari sawah," katanya.

(Eka)

Statistik Pengunjung

6717940
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
4947
10952
6717940
IP Anda: 54.80.189.255

Facebook