JS Financial News - шаблон joomla Новости
Senin, 16 Juli 2018

CIREBON, kabarsebelas -  Anggaran tambahan atau anggaran di perubahan 2015, ternyata 90 persennya merupakan proyek aspirasi dewan. Hal itu membuat beberaa kalangan kontraktor yang dijanjikan akan melanjutkan kekurangan pekerjaan pada saat menggunakan anggaran murni (APBD), jadi gigit jari. Sebab proyek aspirasi yang akan digelar nanti merupakan proyek baru dengan judul pekerjaan baru pula.

“Ada beberapa kontraktor yang curhat saat bertemu di Balaikota beberapa waktu lalu. Saya sebagai komponen pemuda cirebon yang notabenenya adalah mahasiswa tentunya ini menjadi bentuk keprihatinan sendiri. Sebab kelanjutan pekerjaan sebelumnya menjadi terhenti adahal sangat dibutuhkan finalisasinya. Tapi itulah bentuk aspirasi, tinggal kami akan mengawasinya dilapangan, aakah ada temuan apa tidak, “ ujar Kurniawan, aktivis mahasiswa cirebon, Selasa (11/08).

Hal senada juga diungkapkan aktivis lainnya, Angga, pihaknya dalam melakukan engawasan terhadap proyek-proyek aspirasi akan dilakukan dengan membentuk tim investigasi. Sebab proyek aspirasi itu harus bertujuan dari rakyat, oleh rakyat dan manfaatnya untuk rakyat banyak. Jadi bukan dari rakyat, oleh rakyat tapi untuk segelintir kelompok atau golongan apalagi individu.

“Sekalipun demikian pihak DPUPESDM Kota Cirebon harus wajib mengawasi. Bila perlu memberikan teguran untuk segera dilaksanakan dengan benar dan diperbaiki, karena proyek aspirasi tetap ada di kantor DPUPESDM.  Jadi pengawasan di PU pun harus ketat, tidak lepas tangan. (din)

Statistik Pengunjung

7163327
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
7447
14856
7163327
IP Anda: 54.196.31.117

Facebook