JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 17 Januari 2018

JAKARTA, kabarsebelas.com - Apresiasi Film Indonesia (AFI) yang kini menapaki tahun ke-4 kian menegaskan pentingnya memberi apresiasi pada budaya sinema Indonesia. Namun, budaya sinema mencakup dimensi yang luas dari sekadar produksi film, tetapi juga komunitas yang menghidupkan film, festival yang merayakan film hingga kritik maupun sajian akademis yang menakar bobot sebuah film.

Dengan demikian, kata "apresiasi", yang melekat pada festival ini, bisa dimaknai sebagai pengakuan pentingnya budaya sinema dengan pelbagai elemen yang saling terkait yang membentuk landskap sinema Indonesia. "Oleh karena itu, pada perhelatan Apreasi Film Indonesia 2015 menangkat tema 'Daya Budaya Indonesia'," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar, Rusmayani Majid, Kamis (13/8), di Kantor Kemendikbud, Jakarta.

Menurutnya, budaya sinema merupakan kekuatan yang mampu memberi daya hidup bagi perkembangan sinema Indonesia dan pada gilirannya ikut membentuk corak sinema Indonesia. Ini karena dalam budaya sinema senantiasa ada upaya untuk memuliakan kekuatan imajinasi, kreativitas, semangat melakukan eksplorasi dan kesungguhan mengembangkan pengetahuan tentang sinema.

Rusmayadi, menjelaskan pendeknya, tanpa ada budaya sinema yang kuat, mustahil lahir strategis budaya melalui sinema yang mampu memperkuat karakter bangsa. "Tema AFI 2015 tercermin dalam 17 kategori yang secara konsisten diusung oleh AFI akan dianugerahi dengan Piala Dewantara. Puncak Penganugerahan ini akan diselenggarakan pada tanggal 24 Oktober di Makassar," ujarnya.

Meskipun jumlah kategori sama dengan tahun sebelumnya, AFI 2015 mengajukan kategori apresiasi pada bidang penulisan, yakni kritik film dan penulisan akademik film. Akan ada 14 penghargaan utama dan tiga penghargaan inspiratif.

"Oleh karena itu, AFI 2015 akan memberikan apresiasi yang diberikan kepada karya film, komunitas, lembaga, dan institusi yang aktif dalam kegiatan perfileman di Indonesia. Sedangkan penghargaan inspiratif akan diberikan pada induvidu yang telah berkarya, berkegiatan, maupun dalam kajian yang dianggap memberikan sumbangan penting dalam perkembangan perfileman di Indonesia," ungkap Rusmayani.

Adapun 14 Penghargaan Utama antara lain : Apresiasi Film Fiksi Panjang, Apresiasi Film Fiksi Anak, Apresiasi Film Fiksi Pendek Kategori Pelajar, Apresiasi Film Dokumenter Kategori Umum, Apresiasi Film Dokumenter Kategori Pelajar, Apresiasi Film Biografi, Apresiasi Festival Film, Apresiasi Kritik Film, Apresiasi Poster Film, Apresiasi Pemerintah Daerah, Apresiasi Lembaga Pendidikan Formal, dan Apresiasi untuk Media Cetak.

(dade)

Statistik Pengunjung

5827617
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
5805
26289
5827617
IP Anda: 54.234.190.237

Facebook