JS Financial News - шаблон joomla Новости
Senin, 21 Mei 2018

BEKASI, Kabarsebelas.com - Pasar Baru Cikarang, ludes dilalab sijago merah sekitar pukul 00.00 malam, belum diketahui penyebab atas kebakaraan tersebut, yang pasti adanya dugaan akan di Revitalisasi Pasar baru Cikarang, menjadi dugaan kuat atas terjadinya kebakaran yang menghabiskan sekitar 500 kios yang ada dipasar baru Cikarang.

Sampai dengan pukul 12.00 siang api bisa dipadamkan pihak damkar, kerugian diperkirakan miliaran rupiah, Menurut Komisi II, DPRD Kabupaten Bekasi, Abdul Kholik mengatakan, mengapa setiap pasar akan dibangun harus ada insident kebekaran terlebih dahulu, dan itu yang sekarang dipertanyakan Masyarakat selama ini.

"Ko sampe setiap pasar mau dibangun selalau ada kebakaran, ini menjadi  pertanayaan banyak masyarakat, dan kita serahkan semua kepihak polri untuk mengusut tuntas dalam hal ini,  dengan temuannya yang harus selelsai sehingga harus jadi jawaban yang bisa disampaikan ke masyarakat secara tanggung jawab karena kerugaiannya sangat luar biasa," katanya kepada kepada
kabarsebelas.com, Kamis (1/10) di tkp.

Ditambahkannya, bahwa dampak dari revilisasi yang salah satunya hal yang mungkin berakibat dengan insident tersebut, pasalnya melihat nilainya yang sangat luar biasa. Dan baru minggu yang lalu ditetapkan berapa nilainya, dan dengan adanya insident seperti ini dipastikan tidak akan releven lagi.

"Dampak terhadap progres rencana revilisasi ini akan terkait penghapusan aset terkait dengan nilai, hal tersebut baru minggu kemaren kita tetapkan nilainya, nah kalu bisa begini sudah tidak relevan lagi, ini harus ditinjau lagi jadi nilainya sudah pasti menyusut," ungkapnya.

Dirinya menyayangkan kinerja Dinas Pemadam kebakaran Kabupaten Bekasi, yang sangat kurang masksimal menangani kebakaran yang terjadi sehingga kebakaran sampai menghanguskan semuanya.

"Terlebih lagi propesonilsme Damkar kabupaten Bekasi, yang kita lihat kurang begitu maksimal hadir ditengah-tengah kejadian kebakaran, tadi sempat saya komplen tapi mereka menjawab anggaran-anggaran dan anggaran dan kepala Dinasnya baru, seperti itu," tegasnya.

Dan saat disinggung terkait kebakaran bisa menguntungkan pihak investor dirinya menjawab tidak pasalnya ada langkah-langkah sebelum investor memulai pekerjaannya, salah satunya harus adanya perjanjian terlebih dahulu antra.Eksekutif dan Legislatif baru bisa memulai.

"Karena langkah investor belum mulai, investor baru boleh membangun setelah ada namanya Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan itu disetujuin oleh Legislatif dan eksekutif mereka belum punya kewenanagan apa-apa pada saat ini," tandasnya. (Cr01)

Statistik Pengunjung

6717818
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
4825
10830
6717818
IP Anda: 54.80.189.255

Facebook