JS Financial News - шаблон joomla Новости
Kamis, 15 November 2018

BEKASI, Kabarsebelas.com - Para pedagang Pasar Baru Cikarang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Cikarang (Aspec), mendesak pihak kepolisian agar segera mengungkap penyebab kebakaran. Seperti kita ketahui, Pasar Baru Cikarang terbakar hebat Kamis lalu (1/10). Tim Puslabfor Mabes Polri pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) Jumat lalu (2/10), tepatnya sehari setelah kejadian kebakaran.

Hal itu dikatakan Ketua Aspec, H Sudirman AU yang ditemui usai melakukan audiensi dengan Wakil Bupati, Rohim Mintaredja di Ruang Rapat Gedung Pemkab Bekasi, Rabu (7/10).

"Kami berharap pihak polisi agar segera mengusut dan mengumumkan apa penyebab pasti kebakaran di Pasar Baru Cikarang itu. Jangan sampai nanti terjadi fitnah di sana-sini. Fitnah itu kan lebih keji daripada pembunuhan," katanya. Kepada
kabarsebelas.com, Rabu (7/10).

Terang dia, hingga kini belum ada kejelasan terkait kebakaran itu belum dibeberkan pihak polres dan dirinya dan para pedagang lainnya menunggu hasil tim Pulabfor Mabes Polri sampai saat ini.

"Makanya saya tunggu laporan kepastiannya. Makanya saya selalu berkomunasi dengan polres. Sebab pasca terjadi kebakaran kami telah melaporkan kejadian ini ke polisi, khususnya polsek terdekat hingga Pulabfor Mabes Polri turun tangan olah TKP. Tapi ya hasilnya hingga hampir seminggu setelah kebakaran belum juga ada kejelasan," terangnya.

Dia menambahkan, hasil hukum itu harus jelas patokannya. Tak boleh meraba-raba dan menduga. Dan juga bila memang harus publikasikan kepada media agar semua orang tau.

"Itu harus dipublikasikan. Jangan sampai salah menduga. Harus jelas semuannya. Seperti kepastian kebakaran ini karena apa. Tapi kita tak mencapuri lebih dalam urusan itu karena hal tersebut ranah pihak berwajib," tambahnya.

Disinggung persoalan listrik yang diharapkan para pedagang dapat segera menyala, kata dia, hingga kemarin bagian dalam pasar dalam kondisi gelap gulita.

"Kami juga meminta kepada PLN untuk segera menghidupkan kembali aliran listrik ke Pasar Baru Cikarang, agar para pedagang bisa kembali berdagang," bebernya.

Sedangkan terkait revitalisasi, pihaknya meminta Pemkab Bekasi agar sementara ini menghentikan porses itu sebelum ada solusi guna mengatasi lahan usaha para pedagang.

"Kami juga menuntut Pemkab untuk memikirkan solusi terkait dampat dari musibah kebakaran ini. Karena pedagang belum bisa kembali berdagang," tegasnya.

Jelas dia, terkait infrastruktur pasar, pihaknya meminta Pemkab dan pihak terkait pasar agar memberikan jaminan keamanan, keselamatan dan saat kembali menjalankan kegiatan usaha.

"Sebab infrakstruktur pasar harus diperhatikan juga. Seperti apakah kondisi saat ini bangunan pasar itu dapat layak dihuni kembali atau tidak. Itu kan harus ada kepastian," tandasnya. (Cr01)

Statistik Pengunjung

7735892
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
801
41044
7735892
IP Anda: 54.163.22.209

Facebook