JS Financial News - шаблон joomla Новости
Selasa, 23 Januari 2018

CIREBON, Kabarsebelas.com – Masih banyaknya masyarakat yang belum mengindahkan pentingnya hidup bersih membuat jembatan Ciberes, yang berada di perbatasan antara Desa Pabuaran kidul Kecamatan Pabuaran dengan Desa Cikulak Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon kondisinya kian memperihatinkan. Sebab masyarakat masih membuang dan membakar sampah di jembatan yang sewaktu-waktu di musim hujan tiba bisa mengundang banyak penyakit dan banjir.

Saat ditinjau ke lokasi, tampak kondisi jembatan Ciberes terlihat masih kokoh, akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa besi penyanggah Jembatan Ciberes yang dibangun pada tahun 80-an itu kondisinya kian parah. Hal itu disebabkan oleh ulah masyarakat yang membuang sembarangan dan membakar sampah tersebut hingga berdampak pada kondisi jembatan,

Jika berkaca kepada peristiwa ambruknya Jembatan Kaligawe di Desa Kaligawe Kecamatan Susukan lebak Kabupaten Cirebon yang beberapa bulan lalu yang berdampak juga kepada transportasi masyarakat serta perekonomian masyarakat sekitar tersendat, begitu juga dengan kondisi Jembatan Ciberes seperti sekarang, seharusnya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon tanggap dan memperhatikan jembatan tersebut.

"Salah satu penyebab kondisi Jembatan Sungai Ciberes seperti sekarang adalah adanya sampah yang menumpuk dan dibakar, sehingga berpengaruh bagi besi penyanggah jembatan. Jembatan ini bisa dikatakan sudah tua, selain faktor usia jembatan yang sudah tua," kata Juhandi warga setempatnya.

Seharusnya, kata dia, dinas terkait tanggap dan segera mengambil tindakan dan solusi agar hal ini tidak menyebabkan dan membahayakan pengguna jalan dan masyarakat sekitar yang melintas. "Jangan sampai nanti mengakibatkan bahaya bagi pengguna jalan, jika jembatan ini ambruk, dipastikan akan membawa korban, karena jalan di atas jembatan ini cukup padat," jelas Juhandi.

Selain dari itu, menurut Juhandi, pemerintah desa (Pemdes) Pabuaran kidul juga untuk responsif segera mengajukan persoalan ini ke pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon dan pejabat terkait untuk segera diatasi secara terpadu. "Pemdes harus tanggap, Jangan sampai hanya tunggu jembatan ini ambruk dulu, lalu pemerintah sibuk untuk mencari solusi dan keder dengan membangun jembatan setelah nanti ambruk," katanya.

 

Sementara itu, salah seorang tim yang diketahui dari pihak dinas Binamarga yang namanya tidak mau dikorankan, mengungkapkan bahwa, memang kondisi Jembatan masih baik, akan tetapi, karena perilaku masyarakat sekitar yang sering membakar sampah di bawah jembatan tersebut, mengakibatkan kondisi besi penyanggah jembatan tersebut bergeser dan mengakibatkan sebagian siku jembatan retak. "Kondisi sih masih baik, tapi yah mungkin karena sering ada pembakaran sampah, akhirnya ada beberapa titik di bawah jembatan yang retak," jelasnya. (din)

Statistik Pengunjung

5872595
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
966
15917
5872595
IP Anda: 54.83.81.52

Facebook