JS Financial News - шаблон joomla Новости
Jumat, 20 Juli 2018

JAKARTA, Kabarsebelas.com -  Pengurus Pusat Lembaga Dakwah PBNU secara resmi melantik Pengurus Pusat Asosiasi Bina Haji dan Umrah Nahdlatul Ulama (PP Asbihu NU) periode 2015-2020 di Kantor Asbihu NU Jalan Kramat 6 nomor 8, Jakarta Pusat, Sabtu (28/11).


Pendiri Asbihu NU KH Nuril Huda mengajak kepada seluruh pengurus Asbihu NU dan pimpinan KBIH dibawah Asbihu NU untuk tetap bersatu dan bersama-sama menata niat membesarkan NU melalui Asbihu NU. Namun, hanya kebersamaan dan menjaga persatuan adalah  modal utama organisasi kuat,” kata mantan Ketua LDNU.


Sementara itu, Ketua LDNU KH Manarul Hidayat, mengatakan setelah dilakukan pelantikan pengurus Asbihu NU priode kedua, maka PP Asbihu NU resmi dan hak paten milik LDNU. Karenanya, tidak dibenarkan jika ada organisasi di luar LDNU membuat dan memakai logo Asbihu NU.


"Saya tidak akan bertanggung jawab kalau ada masalah dengan hukum,” ujarnya.


Selain Asbihu NU, kata Kiai Manar, LDNU juga memiliki pesantren umrah NU yang dikelola LDNU. Dengan begitu, kata dia, hak dan tanggung jawab kembali kepada LDNU. Rencananya, selain akan membangun gedung PP Asbihu NU, juga akan menjalin kerja sama dengan PT yang berasosiasi NU.


“Kedepan Asbihu NU harus lebih baik, dan kami meminta maaf kepada pihak-pihak yang telah dirugikan atas berlanjutnya kepengurusan Asbihu NU,” ungkap pendiri Asbihu.


Dalam kesempatan yang sama, Sekjen PP Asbihu NU Moch Bukhori Muslim bersyukur dan gembira atas pelantikan pengurus Asbihu NU masa bakti 2015-2020. Menurut dia, dengan pelantikan tersebut, berarti PP Asbihu NU memiliki pengurus baru, program baru, sehingga kedepan PP Asbihu NU akan berjalan baik.


“Kami berharap Asbihu NU sukses dan terus berkembang maju,” ujarnya.


Pelantikan PP Abhihu NU dilakukan atas dasar AD/ART NU, amanat rapat pleno dewan pendiri Asbihu NU, amanat silaturahmi Nasional di Jakarta pada 24-25 Juni 2009 dan amanat hasil muktamar Asbihu NU di Pondok Pesantren Limo, Depok, Jawa Barat pada 1 Oktober 2015.


Oleh karena itu, acara yang dirangkai secara sederhana itu diawali dengan istighosah dan pembacaan tahlil. Hadir dalam pelantikan sejumlah ulama, pejabat, pengurus PBNU, tokoh-tokoh pendiri Asbihu NU, dan ratusan pimpinan KBIH dibawah naungan Asbihu NU se Indonesia. KBIH  sepakat untuk melanjutkan dan mengikuti aturan dari PP Asbihu NU yang sah. (dade)

Statistik Pengunjung

7194819
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
7191
46348
7194819
IP Anda: 54.198.170.159

Facebook