JS Financial News - шаблон joomla Новости
Senin, 24 September 2018

CIREBON, Kabarsebelas.com - Sejumlah aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kota Cirebon menggugat alih  fungsi gedung KORPRI Kota Cirebon. Dimana saat ini gedung tersebut diduga untuk kegiatan olah raga bulutangkis dan kurang transfarannya pengelolaan keungan gedung.

"Kami mempertanyakan soal transfaransi pengelolaan keuangan gedung, selain itu soal alih fungsi yang saat ini diduga gedung tersebut malah untuk sarana olah raga bulutangkis. Ini pun dipertanyakan transfaransi aliran keuangannya," ucap Didi dan Rony aktivis LSM Forum Komunikasi Anak Negeri, Selasa (09/02).

Menurut Didi, alih fungsi tersebut apakah sudah melalui SOP tentang pengelolaan gedung atau belum. Sebab pengalihan fungsi harus disesuaikan dengan fungsi awal gedung tersebut.

"Kami sangat terkejut dengan adanya alih fungsi tersebut. Bahkan kini gedung tersebut terkesan semakin tertutup, hal itu bisa dilihat dengan pintu pagar samping yang selalu terkunci gembok, termasuk tidak lagi banyaknya orang yang bisa beristirahat di samping gedung maupun mushola yang berada di belakang gedung," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Pepen, aktivis LMR RI, yang menegaskan jika KONI tidak mampu untuk mengelola cabang olah raga dan harus mengalih fungsikan gedung korpri maka jangan menjadi ketua KONI lagi. Sebab ini bisa menjadi menejerial yang buruk dan tentu bisa menjadi koreksi serius bagi KONI Kota Cirebon.

 

"Anggaran APBD untuk KONI cukup besar, kenapa harus ada alih fungsi gedung KORPRI dan tentunya kami sangat mempertanyakan pengelolaan keuangan maupun aliran dana tersebut," tandasnya. (din)

Statistik Pengunjung

7471138
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
1836
8193
7471138
IP Anda: 54.158.52.166

Facebook