JS Financial News - шаблон joomla Новости
Jumat, 20 Juli 2018

 

KOTA BEKASI, Kabarsebelas.com- Guna menghindari hal hal yang tidak dinginkan terhadap anak anak dengan merebaknya antusias para gember Pokemon Go yang merebak kebeberapa daerah dunia. khususnya di kota bekasi.

Komnas  Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bekasi meminta agar orangtua lebih ketat lagi  mengawasi anak-anaknya saat menggunakan Gadget, hal itu dikatakan  oleh Roni Pasha, Ketua KPAID Kota Bekasi.

Menurut Rony  Penggunaan Gadget yang berlebihan pada anak membuat otak anak cenderung lambat dalam menyerap  pelajaran, bukan hanya itu terkadang sebagian game ataupun tontonan pada Gadget memperlihatkan kekerasan sehingga hal ini bisa berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis anak.

Anda sebagai orang tua.Dianjurkan harus membatasi penggunaan gadget pada anak dan sebaiknya mendampingi anak ketika menggunakan benda tersebut supaya tidak memberikan pengaruh buruk terhadap perkembangan anak dan berdampak negatif bagi perkembangan anak.

"Apalagi saat ini banyak anak yang sedang terhipnotis pada game baru buatan Amerika yakni Pokemon Go, kebanyakan anak mengesampingkan dampak bahaya dari bermain game ditempat terbuka atau fasilitas umum Harus perketat lagi dalam melakukan pengawasan kepada anak, saat ini banyak ditemui anak – anak yang bermain game ditempat terbuka atau fasilitas umum"lebih lanjut rony

Roni menjelaskan, mencegah dampak buruk Gadget bisa Anda lakukan dengan cara bersikap bijak dalam memperkenalkan Gadget untuk anak.

Jangan memberikan gadget khusus untuk anak, biarkan dia menggunakan milik Anda sehingga penggunaannya bisa dibatasi dengan mudah. Apabila anak menggunakan Gadget Anda sebaiknya koneksi internetnya dalam kondisisi  terputus supaya anak tidak mengklik situs yang tidak dianjurkan Dan belum boleh dilihatnya"lanjutnya rony

”Kebanyakan dari orangtua, kalau si anak minta beli gadget langsung dibelikan saja. Seharusnya kenali dulu pada anak-anak anda terkait dampak negatif dan positifnya, berikan gadget milik anda saja. Agar si anak tidak mengakses permainan atau situs yang tidak dianjurkan. Putus saja koneksi internetnya dan terus awasi dalam penggunaanya,”ujar Roni.

Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi sehingga ketika melihat orangtuanya menggunakan Gadget pasti berusaha untuk meraihnya. Sebagian orangtua terkadang langsung memberikannya supaya si kecil tenang dan tidak rewel. Memang tidak ada salahnya memberikan Gadget bagi anak, namun apabila hal tersebut menjadi kebiasaan akan berbahaya bagi si kecil Dan berdampak buruk bagi perkembangan otak si anak. tutupnya.(Abu)

 

Statistik Pengunjung

7194844
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
7216
46373
7194844
IP Anda: 54.198.170.159

Facebook