JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 17 Januari 2018

BEKASI, KABARSEBELAS.COM-- Sejumlah atap atau langit-langit di Kantor bupati Bekasi kondisinya memprihatinkan. Salah satunya seperti atap yang ada di depan ruangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dibiarkan rapuh terkena air yang mengendap mengakibatkan berbentuk pulau atau berlumut, dengan kondisi sudah mau roboh.

Sekretaris Aliansi Masyarakat Peduli Bekasi (Ampibi), Amet Muslim menegaskan, hal seperti ini semestinya segera dilakuan perbaikan cepat tanpa perlu menunggu jatuhnya korban jiwa. Sebab bisa saja roboh tiba-tiba dan sangat membahayakan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang selalu lalu lalang di lantai III.

“Bagian Umum Setda Kabupaten Bekasi harusnya peka terhadap pemeliharaan Kantor Bupati ini. Masa mesti menunggu roboh dan memakan korban jiwa dulu ketiban atap baru diperbaikinya,” tegasnya, Selasa (21/2).

Terang dia, pembiaran terhadap kondisi atap yang mulai lapuk ini bisa membahayakan siapa saja yang melewatinya. Selain itu, lantai terlihat banjir akhibat tetesan air yang jatuh dari atap yang sudah lapuk sehingga kebocoran tidak dapat menampung volume air yang banyak.

Bagian Umum, tambah dia, harus segera mengambil langkah cepat melakukan perbaikan terhadap sejumlah atap langit yang di temukan sudah mulai menghitam membentuk gambar pulau. Jika tindakan cepat tidak dilakukan khawatir kejadian serupa seperti di ruangan KH Noer Ali di lantai 4 bisa terulang kembali.

“Ini akibat atapnya bocor dan sejumlah lantainya juga penuh genangan air. Bahkan membuat genangan air yang bisa membuat orang terjatuh jika tidak waspada melintasinya,” tambahnya.

Dia mendesak Bagian Umum untuk segera memeriksa setiap atap yang serupa seperti di depan ruang BKD ini. “Yang terlihat di depan mata saja tidak dilakukan tindakan cepat bagaimana yang ada di ruangan dinas lainnya,” sindirnya.

Sekda, tandas dia, selaku pimpinan tertinggi harus segera memerintahkan bagian umum melakukan pendataan atap yang sudah rawan ambruk. “Kekhawatiran ini harus disampaikan lantaran sudah banyak atap langit di dinas lain yang sudah jebol tidak dilakukan tindakan apapun meski belum memakan korban,” tandasnya. (dk)

 

Statistik Pengunjung

5830531
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
8719
29203
5830531
IP Anda: 54.91.48.104

Facebook