JS Financial News - шаблон joomla Новости
Selasa, 16 Januari 2018

BEKASI, KABARSEBELAS.COM--Demi menindaklanjuti ada beberapa laporan masyarakat yang masuk adanya beberapa pegawai DLH yang terindikasi memanfaatkan pengawasan monitoring pencemaran lingkungan untuk memeras atau meminta uang kepada pihak perusahaan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Farid Setiawan meminta seluruh elemen masyarakat dan pihak perusahaan berani melaporkan kepada pihaknya jika ada pegawai DLH yang meminta atau memeras ketika mereka bertugas di lapangan.
 
“Jika ada pegawai dari kami atau DLH yang menerima uang suap atau bahkan memeras perusahaan adukan saja ke saya. Saya yang akan menindak tegasnya langsung,” kata dia.
 
Diakuinya, memang saat ini pasca naiknya status dari badan ke dinas DLH berdasarkan Undang Undang 23 tahun 2014. DLH gencar melakukan pengawasan ke semua kawasan industri yang ada di kabupaten bekasi.hal itu dilakukan agar tindak kejahatan pada lingkungan bisa diminimalisir.

“Sekarang ini kami di DLH memang lagi gencar memonitoring semua perusahan yang ada, karena sesuai tufoksinya seperti itu,” bebernya.

Disinggung terkait pemberian sanksi jika ada yang terbukti anak buahnya menerima atau memeras pihak perusahaan, dirinya mengatakan akan dilihat terlebih dahulu. Sebab pemberian sanksi bisa hanya administrasi atau bahkan bisa pemberhentian secara tidak hormat, tentunya hal itu jika pegawainya tersangkut masalah hukum.

“Seperti apa yang sesuai diamanatkan Undang Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini, jika sudah ada keputusan hukum tetap dari pengadilan maka pegawai itu secara otomatis harus diberhentikan dari ASN-nya,” tegasnya. (dk)

 

Statistik Pengunjung

5818495
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
4943
17167
5818495
IP Anda: 54.221.29.4

Facebook