JS Financial News - шаблон joomla Новости
Selasa, 24 April 2018

BEKASI, KABARSEBELAS.COM -- Volume air Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL), yang membentang di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung hampir meluap. Kondisi tersebut terlihat saat Redaksi kabarsebelas.com menyambangi sungai yang menghubungkan beberapa Kecamatan tersebut.

Seperti diketahui, jika volume air Sungai CBL tersebut naik, tak menutup kemungkinan, warga di sekitar sungai, termasuk Desa Sumber Jaya, KecamaanTambun Selatan, Desa Muktiwari,  dan Wanajaya, Kecamatan Cibitung, terendam banjir.

Naiknya air kali CBL tersebut direspon warga sekitar bantaran kali akan datannya banjir diwilayah setempat. "Ya kita berpatokan dengan kali CBL ini sendiri. Karena, jika air kali ini sampai penuh dan meluber, bukan hanya tergenang saja jalanan ini, tetapi rumah-rumah warga di beberapa Desa akan terendam banjir semua. Ya salah satunya desa kita (Muktiwari),” ucap Komarudin, warga Desa Muktiwari, kepada kabarsebelas.com

Disaat yang bersamaan, warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Syamsul Alam (21), sedang mengamati sungai CBL sore tadi. Mahasiswa Tekhik semester delapan ini, memantau dan mengamati kenaikan air kali CBL ini yang cukup signifikan. Dirinya mengatakan, jika dalam beberapa hari kedepan wilayah setempat masih diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan berkepanjangan, bisa saja terjadi banjir yang cukup parah.

“Kalau sampai empat sampai lima hari kedepan masih tetap hujan, pasti rumah-rumah warga disekitar kali ini akan terendam banjir yang mungkin cukup parah. Karena, patokan dari warga sekitar kali ini akan datangnya banjir, ya hanya dari kali CBL ini. Jika kali CBL ini sampai meluap keatas, akan tumpah semua airnya kepemukiman dan pesawahan warga di Desa ini,” ungkap remaja yang gemar mengamati perubahan iklim tersebut kepada pada Kamis (15/6) sore.

Tepat diatas jembatan penghubung Desa Sumber Jaya, Kecamtan Tambun Selatan dengan Kecamatan Cibitung, Syamsul memperhatikan air yang mulai meninggi bersama beberapa warga lainnya. Salah satunya Eka Apriyanto, seorang warga Kampung Buek Raya, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, yang juga pemilik usaha ayam ternak dan potong tepat dipinggir kal CBL tersebut megatakan, dirinya khawatir jika hujan terus menerus turun.

“Kita juga takut kalua air sampai naik keatas. Ayam-ayam kita juga bakal kedinginan, yang ada pada sakit ayamnya. Ditambah lagi kalua air kali sampai menyentuh tanah kandang kita, bisa-bisa tanah yang kita jadikan alas kandang bias tergerus air kali. Lama kelamaan habis lahan ternak ayam kita,” resah Eka. (kuh)

Statistik Pengunjung

6502375
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
362
14597
6502375
IP Anda: 54.161.108.58

Facebook