JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 13 Desember 2017

BEKASI, KABARSEBELAS.COM - Sudah berulang kali diadakan rapat untuk menyepakati perihal kompensasi bagi pemilik eretan penyeberangan kali CBL yang harus ditutup lantaran terkena jalur lintas kapal kapal tongkang pengangkut batubara PT. Cikarang Listrindo, namun sampai saat ini belum terjadi kata sepakat.

 

Seorang pemilik eretan yang bernama Ribah dan ibu Nimih, mencurahkan keluhannya kepada reporter Kabarsebelas.com, (kamis, 30/11). " Sampai sekarang mas, itu kaga ada kepastian mas, kita dijanjikan kompensasi waktu itu cuma 60 juta, kita kaga mau lah mas, sodara kita banyak mo makan apa nantinya? Peruntungan kita cuma dari eretan ini mas.." Terangnya"

 

BACA JUGA : PT. CL Buka Jalur Kapal Tongkang di CBL. Pemilik Perahu Eretan Dijanjikan Konvensasi

 

Masih keterangan ibu Nimih, " Rapat nya udah berulang kali tapi kaga putus-putus, terakhir kita ditawari 150jt, tetap saya menolak mas. Kita minta 500jt masing-masing eretan mas, kalo kaga segitu kita bertahan mas, ini sumber nafkah keluarga saya, harus saya pertahankan." Tutupnya".

 

Sementara itu Bung Anes, pihak humas PT.Cikarang Listrindo mengatakan via pesan Watsapp. "Semua berjalan sesuai Izin dari Kementrian PUPR aja bang. "Jelasnya, tanpa ada kata-kata lain. Sedangkan pihak PT. Mercu Agung Sejati selaku pelaksana normalisasi kali CBL sampai saat ini tidak bisa dihubungi. (Sbh)

Statistik Pengunjung

5597996
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
4699
22861
5597996
IP Anda: 54.221.93.187