JS Financial News - шаблон joomla Новости
Minggu, 16 Desember 2018

KARAWANG, KABARSEBELAS.COM- Selain gatal dan mengganggu pernapasan karena bau yang di keluarkan dari limbah pabrik krupuk yang berada di Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok di nilai menghambat pertumbuhan padi milik masyarakat yang dekatan langsung dengan pabrik kerupuk.

 

Akibat bau busuk dan adanya limbah yang keluar dari area pabrik tersebut dikeluhkan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sekitar area pabrik krupuk tersebut. Di duga limbah pabrik kerupuk tak terakomodir dengan baik sehingga rembesannya berceceran ke area pesawahan. Lebih parahnya, pemilik pabrik krupuk dengan sengaja membuang limbahnya tersebut ke solokan umum.

 

"Kalau baunya memang tak sampai sini, tapi rembesan limbahnya masuk ke area pesawahan saya. Akibatnya tanaman padi saya jadi rusak," ujar Sarjali (60) warga Dusun Tegalasem Rt 14/06 Desa Kertasari Kecamatan Rengasdengklok saat menyampaikan keluhannya kepada awak media, Kamis,07/02.

 

Sarjali menambahkan, limbah pabrik tersebut di buang ke area pesawahan seluruhnya, namun ia berinisiatif untuk menghentikan limbah yang mengalir dengan cara menutup saluran limbah tersebut, karena sudah mengganggu aktifitas bertaninya selama ini. Ungkapnya.

 

Menurut pengakuannya, aktifitas bertaninya tidak bisa di lakukan saat pagi hari, karena area pesawahannya di penuhi limbah pabrik kerupuk tersebut. Adapun ketika ia memaksa turun ke sawah, rasa gatal akibat limbah tersebut tidak bisa di hindarkan, sehingga aktifitasnya benar-benar terganggu, Bukan hanya itu, limbah tersebut juga sangat berpengaruh pada hasil pertaniannya, jumlah tonnase yang di dapatkan berkurang hingga 50% dari biasanya. "Udah mah gatal, mengganggu juga sama tanaman padi," keluhnya.

 

Namun saat di konfirmasi ke perusahaan tersebut, Erwin yang mengaku pimpinan perusahaan menyangkal bahwa tidak ada limbah yang tercecer kelar apalagi membuang sembarangan, namun iapun mengakui bahwa tiga bulan yang lalu ada limah dari perusahaanya yang ia pimpin membuang limbah ke saluran drainase "ga ada limbah yang dibuang keluar, kita sudah punya IPAL. Tapi beberapa bulan yang lalu memang benar ada limbah dari perusahaan ini yang kelar" pungkasnya. (Dmn)

Statistik Pengunjung

7927529
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
5451
5451
7927529
IP Anda: 35.172.201.102

Facebook