JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 14 November 2018

KARAWANG, KABARSEBELAS.COM- Kurnia tussaadah S.Ag, M.Pd Kepala Sekolah SDN 2 Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang Jawa barat menjelaskan soal limbah medis yang ditemukan oleh siswaya, membenarkan bahwa limbah infeksius tersebut berasal dari UPTD Puskesmas Rawamerta yang dipungut oleh siswanya di tempat sampah usai disuntik imunisasi difteri. 09/02.

 

Sampah medis atau limbah infeksius yang ditemukan oleh siswa SDN 2 Sukamerta, sempat disangkal bagian kesling Puskesmas Rawamerta di Desa Sukamerta, menurutnya jarum suntik tersebut dibeli oleh siswa dari pedagang mainan "jarum suntik itu bukan dari limbah medis Puskesmas, namun jarum suntik itu dapat beli dari pedagang mainan untuk menyuntik londok"   kata Siha Bidin disampaikan di ruangan kepala Puskesmas. 06/03.

 

Namun apa yang disampaikan oleh bagikan kesling Puskesmas tersebut disangkal oleh kepala sekolah SDN 2 Sukamerta, menurutnya informasi dari siswa bahwa jarum suntik tersebut ia temukan di tempat sampah setelah para siswa tersebut disuntik imunisasi difteri susulan di Puskesmas.

 

"saat itu beberapa siswa disuntik difteri susulan di Puskesmas yang dibawa oleh gurunya, setelah selesai di suntik, sianak menemukan jarum suntik ditempat sampah yang ada di Puskesmas, namun jarum suntik tersebut di buang kembali " kata Kurnia pada media kabarsebelas.com di ruangan kerjanya. 07/03.

 

Selain itu Kurnia pun menjelaskan bahwa dilingkungan sekolah yang ia pimpin tidak ada pedagang mainan yang jualan jarum suntik apalagi sampai ada jarumnya "disini tidak ada pedagang yang menjual mainan berupa jarum suntik dikarenakan pedagang tersebut pasti tau bahaya dan resikonya kalau menjual jarum suntik" pungkaanya.

 

Diakhir kalimatnya ia menjelaskan bahwa limbah medis berupa jarum suntik berasal dari puskesmas yang ditemukan anak pelajar di tempat sampah, usai mengikuti imunisasi difteri.(Dmn)

Statistik Pengunjung

7725046
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
1910
30198
7725046
IP Anda: 54.226.209.201

Facebook