JS Financial News - шаблон joomla Новости
Jumat, 17 Agustus 2018

 

KABARSEBELAS.COM - Setelah sempat dihadang aksi penolakan oleh kelompok yang diduga kelompok intoleran , Santri Militan Jokowi (Samijo) Kabupaten Bekasi akhirnya menggelar Dzikir-Doa Bersama untuk Kemaslahatan Indonesia dan Jokowi, yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darurrohman, Sukawangi, Senin (30/7).

        

Koordinator Samijo Kabupaten Bekasi Tubagus Abdurrohim mengatakan dalam dzikir dan doa bersama kali ini Samijo mengangkat tema "Doa dan Bekerja untuk Indonesia."

 

"Alhamdulillah perhelatan dzikir dan doa bersama. Rangkaian agendanya kirab, hadrah, penampilan marawis. Aksi penolakan waktu itu tidak menurunkan optimisme para santri. Kami tidak takut silahkan bertarung sehat," ujarnya, Senin (30/7).

 

Pengasuh Pondok Pesantren Darurrohman Sukawangi, KH Kurnali Sobandi mengatakan Samijo justru hadir karena situasi berbangsa dan bernegara yang mulai tergerus oleh intoleransi.

 

Indonesia lahir berdasarkan atas perjuangan para ulama yang harus dipertahankan.

 

 

"Apa yang dilakukan Pak Jokowi adalah dalam upaya merawat keberagaman bangsa Indonesia," tambah dia.

 

Menurutnya Hari Santri adalah hadiah besar dari Jokowi untuk kaum santri. Hal itu harus diapresiasi.

 

Disinggung gerakan mengenai "2019 ganti Presiden" yang massif di Bekasi  menurut KH Kurnali itu adalah hak demokrasi siapapun.

 

Tubagus Abdurrohim kemudian menegaskan,

"Pak Jokowi bagi kami layak untuk maju demi kepemimpinan nasional berikutnya."

(Red)

Statistik Pengunjung

7389240
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
1184
47010
7389240
IP Anda: 54.225.57.230

Facebook