JS Financial News - шаблон joomla Новости
Selasa, 23 Januari 2018

BEKASI, kabarsebelas.com - Di awal bulan juli ini, para Kepala Desa di Kabupaten Bekasi telah mencairkan Dana Alokasi Desa dengan jumlah yang variatif. Begitu pun dengan Kades di Kecamatan Pebayuran. Namun demikian, sampai saat ini, pihak pemerintahan desa terkesan belum merealisasikan anggaran sebesar 70 persen untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

"Prinsip penggunaan dana desa yang bersumber dari APBN itu sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 5 Tahun 2015, dimana bunyi dari Bab II pasal 2 yaitu dana desa diprioritaskan untuk pembangunan dan pemberdayaan," kata  Haerudin Ketua Karang Taruna Kecamatan Pebayuran.

Menurutnya, pemerintahan desa harus taat pada aturan tersebut, karena ini sudah menjadi sebuah kewajiban dan ketetapan yang baku.

"Saya harap masyarakat proaktif menyikapi realisasi dana desa ini. karena disana ada hak mereka, jadi gak usah sungkan apalagi gengsi," ujarnya.

Dia menjelaskan, jika memang masih ada desa yang sengaja tidak merealisasikan anggaran pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, itu berarti pemerintahan desa telah melawan aturan yang telah ditetapkan, dan ini akan menjadi sebuah polemik besar dalam tatanan kehidupan masyarakat desa. (lee)

Statistik Pengunjung

5872569
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
940
15891
5872569
IP Anda: 54.83.81.52

Facebook