JS Financial News - шаблон joomla Новости
Jumat, 27 April 2018

JAKARTA, kabarsebelas.com - Pemudik diimbau waspada dan berhati-hati saat berkendara atau pun menggunakan transportasi umum menuju kampung halaman. Namun demikian, pihak Jasa Raharja sudah menyediakan dana santunan mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecelakaan.

"Kami mengimbau agar masyarakat selalu hati-hati. Namun bila kecelakaan tunggal, itu tidak dapat santunan. Tapi kalau kendaraan umum walaupun kecelakaan tunggal pasti dapat santunan," kata Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Setyarso, Juma (10/7), usai memimpin upacara apel siaga di lobi kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Namun, aturan mengenai santunan kecelakaan itu tertuang pada Undang-undang Nomor 33 Tahun 1964 Juncto PP Nomor 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan. Ada pula UU Nomor 34 Tahun 1964 Juncto PP Nomor 18 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan.

Budi, menjelaskan, nominal santunan berbeda-beda. Itu bergantung pada moda transportasi yang digunakan dan dampak korban jiwa yang diakibatkan oleh kecelakaan.

"Untuk kecelakaan pesawat, per orang mendapat santunan Rp 50 juta. Untuk kecelakaan darat dan laut sebesar Rp 25 juta," ujarnya.

Sementara itu, bila kecelakaan tak meninggal dunia, nominal santunannya akan lebih kecil. Biaya perawatan kecelakaan pesawat sebesar Rp 25 juta per orang, dan kecelakaan darat serta laut sebesar Rp 10 juta.

Pembayaran santunan kecelakaan periode H-7 sampai hari H Idul Fitri akan cair selambatnya pada 22 Juli 2015. Untuk kecelakaan periode H+1 sampai H+7, dibayarkan selambatnya pada 29 Juli 2015.

"Pada mudik tahun ini, Jasa Raharja juga menyelenggarakan mudik gratis dengan jumlah bis sebanyak 500 unit, terdiri dari bus dari Jakarta sebanyak 435 bus, Surabaya 50 bus, Semarang 15 bus," ungkap Budi.

Dia, mengungkapkan masing-masing berangkat pada 11, 13, dan 15 Juli. Moda kereta api gratis juga diadakan tahun ini. Ada tiga Kereta Api pulang-pergi, yakni pada 12 dan 25 Juli 2015. Penumpang bus total sebanyak 27 ribu orang, dan total pengguna kereta api adalah 3.648 orang. Total peserta mudik adalah 30.648 orang. Semua kursi telah terisi. (dade)

Statistik Pengunjung

6530854
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
5427
43076
6530854
IP Anda: 107.22.48.243

Facebook