JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 17 Januari 2018

BEKASI, Kabarsebelas.com - Kejari Cikarang telah menahan Kasubbag Perencanaan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi berinisial AM (54) dan dititipkan di Lembaga permasyarakatan (Lapas) Kelas III Cikarang. Sebelum ditahan, AM terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat penghancur limbah medis (incenerator). AM diduga berperan dalam pengadaan 17 unit mesin incinerator pada tahun 2013 lalu.

 

Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Akibat perbuatannya itu, negara dirugikan sekitar Rp 1,8 miliar berdasarkan perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Selain menetapkan tersangka kepada AM, penyidik juga sudah memeriksa 20 orang lebih saksi yang mengetahui kegiatan itu.

 

Di antaranya, 17 kepala puskesmas, bendahara Dinas Kesehatan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), beberapa pejabat terkait lain, serta sejumlah rekanan kegiatan.

 

Dari informasi yang dihimpun, tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan. Namun tak menutup kemungkinan akan ditahan lebih lama, tergantung proses penyusunan materi dakwaan. Penetapan tersangka itu menyusul pemeriksaan penyidik Kejari yang berlangsung selama hampir empat jam.

 

Tersangka AM diduga melanggar Pasal 2 ayat 1, Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 2009, sebagaimana diubah dan ditambah UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 2009 mengenai tindak pidana korupsi (Tipikor), subsider pasal 3, Junto (Jo) pasal 16. Dengan Ancaman 4 hingga 20 tahun penjara. (Cr01)

Statistik Pengunjung

5830638
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
8826
29310
5830638
IP Anda: 54.91.48.104

Facebook