JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 17 Januari 2018

JAKARTA, Kabarsebelas.com - AITIS penyelenggara kegiatan promosi dan pejajakan kerjasama bisnis pengelolaan sumber daya alam dan investasi pembangunan, 12 th Apkasi International Trade and Invesment Summit: Indonesia Investment Week 2016, pada tangal 5-7 Mei 2016 di Jakarta Internasional Expo-Kemayoran, Jakarta.


Untuk memfasilitasi kebutuhan kerjasama strategis pemerintah daerah dengan pelaku usaha di bidang pertanian, dan perkebunan, kelautan dan perikanan, energi terbarukan dan pertambangan, pariwisata, interkonektivitas dan infrastruktur, sesuai kebutuhan pemerintah Indonesia.

"Dalam merealisasikan program rencana pembangunan jangka menengah nasional 2015-2019," kata Staf Bidang Pengembangan Kerjasama dan Promosi Potensi Daerah, Zaidin A. Zaiti, Kamis (11/2), di Sekretariat APKASI , Gd.Sahid Sudirman Center lt. 21 jl.jend.sudirman kav.86, Jakarta.


Sementara itu, dengan memberikan peluang kepada seluruh pelaku usaha nasional maupun internasional, di bidang kerjasama bisnis dan investasi. Namun, Indonesia internasional investment partnership forum and exhibition ini, diikuti pemerintah kabupaten, kota dan provinsi institusi kementerian, pelaku usaha nasional dan mitra usaha negara-negara sahabat Asia, Asean, Eropa, Amerika dan Timur Tengah organisasi terkait kegiatan pengembangan bisnis dan investasi sektoral.


Zaidin, mengatakan momentumnya sangat strategis dalam menjaring kemitraan ekonomi pengelolaan sumber daya alam dan kegiatan investasi pembangunan pemerintah.

"Peserta adalah utusan para exhibitors atau umum yang telah melakukan registrasi kepesertaan kepada panitia," ujarnya.


Oleh karena itu, tidak dikenakan biaya. Khususnya untuk para peserta exhibitors atau pameran dapat mengirimkan utusan keseluruh ruang diskusi secara parallel (Papua Room, Sulawesi Room, Kalimantan Room dan Sumatra Room), dengan jumlah utusan setiap room, dibatasi maksimal dia personal.


Dia, mengungkapkan tidak dikenakan biaya dan mendapatkan semua fasilitas diskusi selama kegiatan berlangsung.

"Namun, bagi peserta umum atau yang bukan utusan peserta exhibition atau pameran, dikenakan biaya kepesertaan sebesar Rp.5.00 juta untuk dua orang peserta," ungkap Zaidin.


Sementara itu, bagi peserta umum non-exhibitor yang ingin melakukan prestansi potensi bisnis serta penggunaan fasilitas dealing room maksimal waktu satu jam, untuk diskusi intensif kepada para calon mitra kerjasama dikenakan biaya kepesertaan sebesar Rp.30 juta. (dade)

 

Statistik Pengunjung

5830699
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
8887
29371
5830699
IP Anda: 54.91.48.104

Facebook