JS Financial News - шаблон joomla Новости
Senin, 24 September 2018

BEKASI, kabarsebelas - Kabupaten Bekasi dengan berdirinya ribuan industri masih menjadi daya pikat utama bagi para pencari kerja (Pencaker). Maka dari itu, ubanisasi tak bisa dibendung pasca Lebaran ini. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) memprediksi sekitar 10.000 pendatang baru akan sesaksi Kabupaten Bekasi pasca Lebaran ini.

Hal itu mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Meilina Kartika Kadir. Wakil rakyat asal Kabupaten Bekasi ini menyarankan pihak Pemkab Bekasi agar membuat langkah konkrit untuk mengantisipasi ledakan urbanisasi tersebut. Walaupun menurut dia urbanisasi pasca Lebaran adalah hal yang wajar selalu terjadi.

"Arus urbanisasi pasca Lebaran memang wajar terjadi. Ini kan bukan kejadian yang baru. Dari tahun ketahun selalu terjadi. peningkatan jumlah penduduk di daerah yg potensial untuk mendapatkan pekerjaan seperti Kabupaten Bekasi ini pasti akan meningkat pasca Lebaran," katanya,  Kamis (14/7/2016).

"Untuk itu (mengantisipasi ledakan urbanisasi, Red) perlu pemerintah setempat membuat sistem atau aturan yang bisa mengantisipasi hal tersebut. Jangan hanya dibiarkan saja dong," sambung pemilik jargon Ikon Perubahan ini.

Terang Melly, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi ini, walaupun bakal terjadi ledakkan urbanisasi namun menurutnya para pendatang ini tak akan menggeser warga pribumi untuk mendapatkan kesempatan kerja di industri.

"Dan ledakan penduduk pasca Lebaran ini tidak lah membuat pribumi tergeser lah. Pribumi kan  punya tempat tinggal, punya keluarga besar, sedangkan pendatang ini hanya coba-coba peluang hidup lebih baik alias mencari pekerjaan siapa tahu ada di daerah kita ini," terangnya.

Walaupun demikian, tambah Melly, pendatang ini tak harus memiliki keahlian. "Yang harus punya keahlian ya pribumi ini supaya lebih ke akomodir kalau mau mendaptkan pekerjaan di kawasan industri yang berdiri di wilayah kita," tambahnya.

Makanya, jelas dia, Pemkab Bekasi harus urus ledakan penduduk pasca Lebaran ini agar tak menyingkirkan warga pribumi. "Ya harus diantisipasi Pemkab lah, ya melalui membuat peraturan. Biar ada pengawasan dan ada sistemnya bagi warga pendatang. Biar jelas pendatang itu kalau mau ke Kabupaten Bekadi kudu ngerti aturan mainnya seperti apa," tutupnya. (Dede Kurniawan)

 

Statistik Pengunjung

7471863
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
2561
8918
7471863
IP Anda: 54.158.52.166

Facebook