JS Financial News - шаблон joomla Новости
Jumat, 20 Juli 2018

BEKASI, KABARSEBELAS.COM—Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi yang sekaligus anggota Dewan dari Dapil V (Kedungwaringin, Pebayuran, Cabangbungin, Mauaragembong, dan Sukatani, red) Aep Saepulrohman banjir yang terjadi di Dapil V dikarenakan miskinnya Koordinasi. 

Menurutnya banjir yang terjadi karena Sungai Citarum dapat kiriman air Waduk Saguling, maka dari itu dampaknnya kewilyah-wilayah yang ada dipinggir Sungai Citarum termasuk Wilayah Dapil V, Kabupaten Bekasi.

Klik disini : Kondisi Banjir Karena Luapan Sungai Citarum, Ini Foto-Fotonya

“tadi saya sudah kontak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi untuk segera mengevakuasi warga dan hari ini sedang dilakukan. Selain itu juga saya meminta kejelasan nanti (pasca banjir,red) yang biasanya warga membutuhkan obat-obtan dan yang lainnya,” kata dia, saat dihubungi, Senin (14/11).

Tambah Kang Aep panggilan akrab Aep Saepulrohman, dirinya tidak paham sampai saat inipun tidak ada komunikasi pihak Pemda Kabupaten Bekasi atau  Pihak PJT Kabupaten Bekasi karena seharusnya dampak resiko harus di antisipasi sebelum terjadi bencana, seharusnya dari pihak Jatiluhur dari Pihak Saguling ada kontak dengan pihak Pemda Bekasi atau ada koordinasi dan juga sebaliknya.

Klik disini : Luapan Air Citarum Rendam 108 Rumah Warga Kampung Bojongpocol Pebayuran

“jadi ketika mereka berkoordinasi sebelumnya maka ketika air digelontorkan dengan jumlah banyak maka masyarakat mendapatkan informasi dan pihak Pemda sudah antisipasi, apa antisipasinya yaitu BPBD sudah dilokasi pasang posko, Perahu Karet sudah ada paling tidakkan ada kalimat siaga satu, jadi ini miskin koordinasi antar pihak Saguling, Jatiluhur dengan Pemkab Bekasi, jadi banyak korban yang terlantar,” tegas dia. (dekur)

 

Statistik Pengunjung

7194789
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
7161
46318
7194789
IP Anda: 54.198.170.159

Facebook