JS Financial News - шаблон joomla Новости
Sabtu, 26 Mei 2018

KARAWANG, KABARSEBELAS.COM - Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) atau berubah menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di tahun 2017 mendatang menggelar kegiatan workshop Sinergitas Program Kebinamargaan dan Pengairan, di Hotel Swiss Bell-in. Dan dihadiri oleh Asisten Daerah Pembangunan Hadis Herdiana, SH, MM, Asisten Daerah Administrasi Drs. H. Ramon Wibawalaksana,  para kepala OPD , camat dan lurah se- Kabupaten Karawang, pada hari Selasa (13/12/2016).

Dalam sambutannya yang mewakili Bupati Karawang dr. Cellica Nurachadianna, Asisten Daerah (Asda) II, Hadis Herdiana, menyampaikan kaitan  dengan sinergitas, menurutnya sinergitas merupakan kata yang mudah diucapkan tapi sulit untuk direalisasikan.
 
Hadis juga  berharap, kegiatan DBMP ini  mampu menyamakan persepsi, guna pembangunan karawang lebih baik lagi ditahun-tahun yang akan datang.

"Apalagi kaitan dengan bina marga dan pengairan (sulit direalisasikan). Karena semuanya ikut melihat dan menilai. Kemudian masyarakat inginnya instan, saat ada kebutuhan bisa langsung dikerjakan," ujarnya.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan, Acep Jamhuri, ada komunikasi yang kurang baik lintas sektoral dalam hal pembangunan di Karawang. Hal itu membuat pembangunan di Karawang selalu ada miss komunikasi.
 
"Sinergitas itu gampang diucapkan tapi sulit dipraktekan. Tapi kalau kita menyamakan persepsi dengan duduk bareng seperti ini maka akan mudah," ujar Acep.

Oleh karenanya dia meminta ditahun anggaran 2017, harus ada komunikasi yang baik dan persamaan persepsi untuk menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing. Baik antar OPD, Camat maupun Kelurahan dan Kepala Desa, bahkan termasuk media.

"Kita harus bisa konsisten untuk menjalankan RPJMD," tambahnya.

Acep mencontohkan, di Karawang ada pembangunan yang sampai hari ini tidak bisa digarap, yaitu pembangunan underpass Pawarengan, Cikampek. Hal itu disebabkan karena belum dapatnya izin dari PT KAI. Padahal, tambah Acep, yang dilakukan oleh pemda itu membantu pihak PT KAI, yaitu untuk mengurangi angka kecelakaan akibat kereta.

"Kayak kerjaan underpass pawarengan, cikampek, itu sudah satu tahun, belum dapat izin dari PT KAI, ini artinya ada komunikasi yang lemah. Padahal kami sudah minta izin langsung ke pihak PT KAI," lanjut Acep.

Sementara dalam forum tersebut, beberapa Camat menyampaikan pandangan terkait pembangunan di Karawang yang berkaitan dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan, dan beberapa camat lainnya, juga mengusulkan kepada DBMP, agar membangun tempat pembuangan air dikawasan, serta diperumahan-perumahan. Dengan demikian, kawasan dan perumahan tidak terus menerus mengalami banjir. (nina)

Statistik Pengunjung

6764283
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
3640
57295
6764283
IP Anda: 54.224.108.85

Facebook