JS Financial News - шаблон joomla Новости
Jumat, 20 Juli 2018

BEKASI, KABARSEBELAS.COM-- Sepertinya keterbukaan untuk mendapatkan informasi publik sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008, belum seutuhnya terwujud. Seperti di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi.

Saat dimintai keterangannya Kepala Bidang Penerbitan Perizinan Kabupaten Bekasi  Deni malah menjawab dengan berbelit-belit. Ketika hendak diwawancara kaitan Pembagunan mega proyek Meikarta.

“Lalembutan urang di lembur keneh, can ngumpul moal benar ngobrolna geh,” kata Deni menggunakan bahasa daerah, saat diwawancari, Senin (24/7).

Baca Juga: Tidak Perhatikan Lingkungan Sekitar, Pembangunan Meikarta di Stop Warga

Diketahui pembangunan Kota Baru di Kawasan Lippo Cikarang, tepatnya di Kecamatan Cikarang Selatan, Desa Cibatu, dengan total nilai proyek mencapai Rp 278 trilliun tersebut, belum mengurus beberapa izin yang harusnya dimiliki. Kembali saat dimintai keterangan Deni  lebih memilih berkomentar dengan bahasa daerah

“Kan saya balik ti Suka Bumi jadi lelembutan na ca kumpul, besok-besok aja,” ujar Deni Kembali menggunakan bahasa daerah. (dd)

Statistik Pengunjung

7194336
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
6708
45865
7194336
IP Anda: 54.81.254.212

Facebook