JS Financial News - шаблон joomla Новости
Senin, 16 Juli 2018

 

BEKASI, KABARSEBELAS.COM-Penolakan revitalisasi Pasar Baru Cikarang dengan menerapkan sistem Build Operate Transfer (BOT) oleh Forum Komunikasi Pedagang Pasar Baru (FKP2B) Cikarang, kini mendapatkan bantuan advokasi dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Sabtu (10/3).

 

Ketua FKP2B Cikarang Yuli Sri Mulyati mengatakan, bantuan advokasi untuk memperjuangan aspirasi ribuan pedagang, agar revitalisasi yang akan dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Bekasi menggunakan dana APBD dan APBN.

 

“Kita berharap agar Pemda mendengar keluhan dari kami (pedagang pasar cikarang) dengan adanya bantuan dari IKAPPI, kita akui selama ini IKAPPI selalu membantu mendapingi pasar-pasar lain yang berkonflik dan rata-rata yang didampingi mereka selalu berhasil,” kata dia.

 

Sebelumnya: Tolak BOT, Pedagang Ancam Demo 40 Kali 

 

Masih kata Yuli, tingginya harapan mereka (pedagang pasar cikarang) kepada IKAPPI untuk membantu permasalahan revitalisasi pasar agar tidak menggunakan sistem BOT. “Kami berharap banyak kepada IKAPPI, seperti yang dikatakan Ketua Umum IKAPPI hari Senin mereka akan menyurati Pemda dan Kementrian serta mendorong kepada Pemerintah Pusat untuk menekan pemda,” ujarnya.

 

Untuk itu, lanjut dia, FKP2B menyerahkan bukti-bukti dokumen, legalitas dari notaris dan Pemda, struktur keanggotaan FKP2B, history FKP2b selama perjuangan dan yang lainnya.

 

“Dengan mendapatkan bantuan dari IKAPPI kita minta agar bupati mendengar bahawa masih ada Undang-undang nomor 7 tahun 2014, jangan takut banyak sudah banyak contohnya pasar-pasar lain yang didanai menggunakan APBD dan APBN,” tandasnya. (dd)

Statistik Pengunjung

7163455
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
7575
14984
7163455
IP Anda: 54.196.31.117

Facebook