JS Financial News - шаблон joomla Новости
Kamis, 15 November 2018

KARAWANG, KABARSEBELAS.COM - Pembongkaran warung remang remang (warem) di Desa Kertasri disinyalir hanya tebang pilih dalam melakukan pembongkaran dikarenakan warem yang dibongkar hanya empat sedangkan di tempat lain (masih satu Dusun) dibiarkan menjamur padahal menurut kasi trantib terdapat lebih kurang 40 warem di konplek tersebut. (17/05)

 

Menurut kasi Trantib, tidak jauh dari warem yang dibongkar terdapat warem yang jumlahnya lebih banyak yaitu mencapai 40 warem, namun dari Satpol PP Kecamatan Rengasdengklok belum melakukan penertiban, sedangkan yang dilakukan penertiban yang jumlahnya sedikit dinpinggir jalan raya.

 

Baca Juga : Camat Rengasdengklok Komentari Warung Remang Remang di Desa Kertasari

 

“selain di tempat ini masih ada tempat warem yang jumlahnya lebih banyak lagi sekitar empat puluhan. dari empat puluh warem tersebut sejak tahun 1998 sampai saat ini belum ada penertiban dari Satpol PP Kecamatan Rengasdengklok. Sedangkan yang sering ditertibkan hanya di pinggir jalan raya saja” Kata Amas Kasi Kasi Trantib Desa Kertasari. (16/05).

 

Baca Juga : Menjelang Bulan Suci Ramadhan 4 Warem di bongkar

 

Amas menambahkan, bahwa pihak Desa kesulitan untuk melakukan penertiban warem, sedankan untuk melakukan penertiban perlu adanya dukungan dari Muspika Kecamatan Rengasdengklok, masyarakat dan terutama Satpol PP yang bisa melakukan tindakan penertiban

 

“Untuk melakukan penertiban warem yang tidak jauh dari warem yang dibongkar saat ini, perlu dukungan dari muspika terutama dan masyarakat agar warem di desa ini tidak menjamur, dikarenakan di tempat tersebut lebih kurang empatpuluhan yang perlu penertiban” pungkasnya. (Dmn)

Statistik Pengunjung

7735823
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
732
40975
7735823
IP Anda: 54.163.22.209

Facebook