JS Financial News - шаблон joomla Новости
Selasa, 23 Januari 2018

BEKASI –kabarsebelas.com Pihak SDN Lambangjaya 02 seakan frustasi dengan tindakan pihak Grand Wisata, dengan adanya panel dari pihak pengembang yang membuat keberadaan sekolah seakan terisolir dan kedepannya akan sulit dijangkau oleh warga Desa Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan dan Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung.

Kepala Sekolah, Entin Suratin mengatakan, ada kendala yang menjadi masalah disaat sekolah berada dipedalam perumahan Grand Wisata, Kecamatan Tambun Selatan. Pasalnya, akses jalan menuju SDN Lambangjaya 02, harus memakai tanah didalam kekuasaan pengembang. Sehingga sekolah tersebut menjadi terisolir.

“Keadaannya memang seperti ini sudah terisolir, jadi sudah tidak ada lagi penduduk disekitar sekolah, yang ada hanya Sekolah,” ujarnya saat dtemui senin (18/4/2016).

“Kita hanya punya tanah milik pemerintah, sedangkan akses jalan milik pihak pengembang GW (Grand Wisata – Red). Jika tiba saatnya pihak GW nutup jalannya, kita gak bisa berbuat apa-apa,” sambung dengan keluhnya

Lanjut Entin mengatakan, pihak Grand Wisata sudah memulai berniat dengan memindahkan SDN Lambangjaya 02 ke suatu tempat, dengan penyediaan tanah dari pihak pengembang. Niat dari pengembang tersebut dimulai dengan memasang panel setinggi 7 Meter mengelilingi sekolah dan hampir menutup sekolah.

“Kalau pagernya tinggi dan bagus sih saya terima, tapi ini dipasang tembok panel biar SD ini gak ada yang lihat dan udah kaya penjara,” kesal wanita asal Papanmas, Tambun Selatan tersebut.

Akibat adanya pemasangan panel tersebut, murid yang awalnya mencapai 400 siswa, kini sudah tersisa 103 siswa. Apalagi, ruang kelas yang sudah beberapa rusak dan atap-atap kelas mulai reot serta Mushalla yang tidak layak dipakai, membuat pengajuan perbaikan sekolah tidak digubris oleh pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Kelas memang sudah ada beberapa yang rusak. Tadi juga tembok udah ada yang roboh, Mushola juga sudah tidak layak dipakai,” terang dia.

“Mungkin Dinas Pendidikan sudah ada niat mau memindahkan sekolah ini. Tapi kita tidak tahu. Ya semua ini memang gara-gara pihak pengembang Grand Wisata yang punya akses jalan,” tukasnya.  (cr01)

 

Statistik Pengunjung

5872626
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
997
15948
5872626
IP Anda: 54.83.81.52

Facebook