JS Financial News - шаблон joomla Новости
Selasa, 22 Mei 2018

 

JAKARTA, Kabarsebelas.com- Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Tinggi Dinas Pendidikan Jabar, Dodin R. Nuryadin menjelaskan setalah menunggu beberapa tahun akhirnya Jawa Barat menjadi juara umum pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasioanal (O2SN).

Juara umum diraih pada semua tingkat, mulai SD, SMP, hingga SMA/SMK. Alhamdulillah setelah beberapa tahun menunggu kita bisa menjadi juara umum. Target kita memang juara umum, sejalan dengan program pemerintah yakni menjadi "Jabar Kahiji", total medali yang diperoleh sebanyak 26 medai emas, 15 medali perak, dan 14 medali perunggu. "Sementara posisi kedua diraih oleh Jawa Timur, Bali, dan Jawa Tengah," kata Dodin.

Dodin, mengungkapkan di antara cabang olahraga yang dipertandingkan adalah karate, silat, atletik, bulu tangkis, tenis meja, bola voli, catur, dan khusus SMK ada cabang olahraga renang. Jumlah siswa yang dikirim ke O2SN tingkat nasional berjumlah ratusan, untuk SMA/SMK saja jumlahnya 70 siswa. Namun, tahun lalu, juara umum diraih Jawa Timur. Jawa Barat berada di posisi 4.

Oleh karena itu, setelah evaluasi, ternyata kita kurang persiapan, makanya semua persiapan O2SN tahun ini kita persiapkan dengan matang.

"Tidak hanya itu anggaran untuk persiapan O2SN ini termasuk untuk pembinaan altetnya kita perbanyak. Tahun ini, katanya total anggaran yang disiapkan untuk O2SN mencapai Rp 9 miliar," ujarnya, Jumat (29/7), saat penutupan 02SN, di Jakarta Expo, Hall D Jakarta.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hamid Muhammad menjelaskan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (02SN) yang digelar di Jakarta sejak 24 Juli 2016 telah usai.

Sepuluh cabang olahraga sudah dipertandingkan oleh 4.126 atlet belia tingkat SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA, dan SMK seIndonesia yaitu catur, atletik, bulu tangkis, tenis meja, karate, pencak silat, renang, bola voli, bocce, dan balap kursi roda.

Kegiatan 02SN tidak hanya membangkitkan spirit sportivitas, tetapi juga spirit kebersamaan antarasiswa. Kedua hal ini menjadi modal dasar bagi kehidupan berkebangsaan yang kuat dan bersatu sebagai pembentukan karakter bangsa.

"Namun, tantangan dalam kehidupan bernegara yang dihadapi saat ini, tidak hanya persaingan dengan negara, tetapi juga masalah kebersamaan," kata Hamid.

Sementara itu, sejumlah lokasi dan gedung olah raga di Jakarta dan sekitarnya menjadi saksi berbagai pencapaian prestasi anak-anak bangsa, yakni Velodrome Rawamangan, Gor Jakarta Timur, Stadion Pemuda, Gor Wiladita Cibubur, Padepokan Pencak Silat saat TMII, Gor Pasar Minggu, Gor Ragunan, Kolam Renang Ragunan, Gor Soemantri Brodjonegoro, Gor UI, Gor Sunter, Gor Cendrawasih, Gor Bulungan, Paramounth Land Serpong, dan Gor Cihuni Serpong.

Hamid, mengatakan jadikan kegiatan 02SN ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan menuju yang kokoh, dan daya saing di bidang olahraga baik di kancah nasional maupun internasional kini semakin kuat.

"Penyelenggaraan 02SN berusaha memberi ruang pengembangan dan peningkatan bakat dan minat siswa agar mampu turut berkompetisi di kancah persaingan tersebut," ujarnya.

Oleh karena itu, Ajang 02SN juga dapat dijadikan sarana kaderisasi bagi munculnya atlet-atlet baru dan berbakat baik di tingkat lokal maupun internasional. Namu, para juara masing-masing pertandingannya/lomba mendapatkan medali, sertifikat, dan uang pembinaan.

Hamid, mengungkapkan rencananya, 02SN tahun 2017 akan diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara, dan ini menjadi momen terbaik Pemda untuk menyiapkan atlet-atlet belia berprestasinya agar bisa berlaga dan menoroh prestasi di sana.

"Namun, Provinsi yang berhasil mengumpulkan medali terbanyak akan mendapatkan piala bergilir Kemendikbud," ungkap Hamid.

Oleh karena itu, sekembali di daerah masing-masing, diharapkan pembinaan terhadap atlet-atlet belia peserta 02SN terus berlanjut. Pemerintah Daerah harus melibatkan para pemangku kepentingan di bidang olahraga seperti KONI, pengurus besar olahraga, pemangku kepentingan di bidang olahraga seperti KONI, Pengurus besar olahraga, klub, praktisi, akademisi, dan orang tua dalam memajukan dunia olahraga. (dade)

 

Statistik Pengunjung

6729130
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
7989
22142
6729130
IP Anda: 54.158.194.80

Facebook