JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 14 November 2018

JAKARTA, kabarsebelas.com - Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi 2016 merupakan bentuk perhatian Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terhadap pemberdayaan guru dan tenaga kependidikan berprestasi. Sebanyak 821 guru dan tenaga kependidikan berprestasi akan berkompetisi pada Ajang Pemilihan Guru dan Tenaga Guru Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tinggi Nasional Tahun 2016, pada 12-18 Agustus 2016, di Jakarta.

"Jumlah ini terdiri dari 100 guru dan tenaga kependidikan dari Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 244 guru, dan tenaga kependidikan dari Sekolah Dasar (SD), 137 guru dan tenaga kependidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), 213 guru dan tenaga kependidikan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), 109 guru dan tenaga kependidikan dari jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan 17 widyaiswara," kata Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sumarna Surapranata, Jumat (12/8), di Lt. 11 Gedung D, Senayan, Jakarta.

Sementara itu, tahun ini, peserta dari 35 jabatan, yaitu pada satuan pendidikan PAUD, terdapat peserta dari Guru Taman Kanak-Kanak (TK), Kepala TK, Guru TK Daerah Khusus (berdedikasi), Kepala TK Daerah Khusus (Berdedikasi). Pada satuan pendidikan SD, terdapat guru SD, Kepala SD, Pengawasan SD, Guru SD/SMP penyelenggara pendidikan inklusi, Guru, SD Luar Biasa/SMP Luar Biasa, Pengawasan Pendidikan Luar Biasa, Kepala SD Daerah Khusus.

"Namun, pada jenjang SMP, Tenaga Perpustakaan SMP, sedangkan pada jenjang SMA, terdapat peserta dari guru SMA, kepala SMA, Pengawas SMA, guru SMA Luar Biasa, guru SMA/SMK Berdedikasi Pendidikan Menengah, guru SMA/SMK penyelenggara pendidikan inklusi, kepala SMA/SMK Daerah Khusus, Tenaga Laboratorium/Laboran SMA, Tenaga Perpustakaan/Pustakawan SMA, dan Tenaga Administrasi SMA. Pada jenjang SMK, terdapat peserta dari guru SMK, kepala SMK, penggawas SMK, tenaga laboratorium/laboran SMK, tenaga administrasi SMK, dan terakhir terdapat peserta widyaiswara," ujarnya.

Sumarna, mengatakan sejalan dengan amanat Pasal 36 Undang-Undang No 14 Tahun 2015 tentang Guru dan Dosen, yaitu Guru yang berprestasi, berdedikasi luas biasa dan atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan. Namun, penyelenggara Pemilihan Guru Sekolah Dasar Berprestasi dilaksanakan secara bertingkat, mulai dari tingkat satuan pendidikan, tingkat kabupaten/kota singkat provinsi, sampai pada tingkat nasional.

"Oleh karena itu, aspek yang dinilai dalam pemilihan guru SD dan SMP berprestasi yaitu Test tertulus dan Tes Kepribadian, Dokumen Portofolio, Video Pembelajaran dan Penilaian Kinerja Guru, PTK dan atau karya inovatif, Presentasi dan wawancara PTK dan atau karya inovatif. Penilaian pengawas sekolah berprestasi mencakup lima aspek yaitu portofolio, kinerja pengawas sekolah/midrasah, angket perilaku kerja pengawas sekolah, tes tertulis, karya tulis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), presentasi, dan wawancara," ungkap Sumarna.

Selain itu, terdapat pemberian penghargaan berupa tanda kehormatan satyalancana pendidikan oleh Presiden Republik Indonesia kepada Kepala Sekolah Berprestasi Tingkat Nasional.

Sementara itu, Direktur Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sudirman mengatakan kembali mempersembahkan Kelompok Paduan Suara Nasional dan Orkestra Remaja "Gita Bahana Nusantara" (GBN) yang didukung oleh 135 putra-putri terbaik utusan dari 34 provinsi se-Indonesia yang dipilih melalui seleksi dan kolaborasi dengan 70 orang musis muda dari berbagai daerah.

"Setiap provinsi yang diwakili oleh empat remaja dengan jenis suara Sopran, Alto, Tenor, dan Bass akan tampil dalam acara kenegaran seperti Pidato Kenegaraan Presiden di Gedung DPR/MPR 15 Agustus 2016 dan pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 71 di Istana Merdeka 17 Agustus 2016," katanya.

Dengan menggandeng konduktor Purwa Tjaraka serta arasnsemen orkestra dan paduan suara oleh Singgih Sanjaya, GBN 2016 akan mempersembahkan lagu-lagu bernuasa patriotik seperti Hari Merdeka cipt H.S Mutahar, Penghargaan Untukmu cipt AM Hendropriyono, Sykur cipt H.S Mutar.

"Sedangkan lagu Bendera cipt Eross Candra dan Merah Putih cipt. Gombloh akan didukung oleh penyanyi solis Andrea Miranda. Namun, terakhir, Medley lagu-lagu Nusantara akan disuguhkan dalam bentuk perpaduan orkestra dengan alat musik etnis seperti Kecapi, Sampek, Gondang Batak, Gandeng, Rebana, dan Gamelan," ujarnya.

Penampilan GBN 2016 di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2016 turut mengundang 400 pelajar dari SMP Mardi Yuana Depok, SMP Santo Yakobus Jakarta, SMP 3 Kota Tangerang, SMP Marsudirini Bekasi, SMP Tarakanita Jakarta, SMPN 1Jakarta, SMP Islam Al-Azhar 28 Bogor, dan SMPN 12 Kota Bekasi. (dade)

 

Statistik Pengunjung

7725111
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
1975
30263
7725111
IP Anda: 54.226.209.201

Facebook