JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 14 November 2018

BEKASI, KABARSEBELAS.COM--Tawuran pelajar makin marak, dan terjadi berulang kali. Tawuran bukan kejadian baru, sudah cukup sering dilakukan. Banyak korban berjatuhan, bahkan meninggal dunia. Tawuran seperti menjadi "kebanggaan" bagi pelajar kekinian, apalagi kalau bisa memegang senjata tajam dan bisa menelan korban. Bagi mereka, itu merupakan prestasi dan kemenangan.

“Sedih, miris melihat darah generasi muda Indonesia begitu murah berceceran di jalanan.  Energi jiwa dan raga mereka hanya dihabiskan untuk mengeluarkan teriakan sampai bacok-bacokkan. Tawuran, bagi mereka adalah arena pertandingan yang wajib ada kalah dan menang. Para pelaku tawuran tertipu oleh kebanggaan semu, laksana prestasi tanpa substansi, juara tanpa piala,” kata Ketua Umum PMII PC Kabupaten Bekasi, Adiyanto S. Wijaya, Senin (20/3).

Potret dekadensi moral makin nampak, tawuran para pelajar adalah wujud nyatanya. Jika tidak ada upaya pencegahan yang optimal, hal tersebut akan memperparah citra diri generasi bangsa. Terlebih, jika mereka melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.

Dengan adanya catatan rapot merah sebagai pelajar yang "tukang" tawuran sedikit banyak akan berefek atau menghambat mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, yaitu perguruan tinggi. Mereka akan sulit diterima terutama di kampus-kampus favorit dan bonafit.

Sekalipun para pelajar tersebut diterima menjadi mahasiswa yang notabene identik dengan label kelompok intelektual. Lambat laun jika dibiarkan terus menerus dapat menggerus identitas kemahasiswaan mereka akibat bayangan perilaku kekerasan disebabkan praktek tawuran semasa pelajar.

Dampaknya ialah cita-cita peningkatan sumber daya manusia (SDM) sebagai modal utama persaingan global terus dihantui jalan terjal degradasi moral bernama tawuran pelajar. Lebih jauh, multyplier efect-nya ialah pengangguran dan kriminalitas. (dk)

 

Statistik Pengunjung

7725354
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
2218
30506
7725354
IP Anda: 54.226.209.201

Facebook