JS Financial News - шаблон joomla Новости
Sabtu, 23 Juni 2018

BEKASI, KABARSEBELAS.COM--Hari Pendidikan Nasional (Harkdiknas) sejumlah guru honorer di Kabupaten Bekasi mengalami nasib buruk akibat keterlambatan Pembayaran Jasa Tenaga Kerja (Jastek) sejak Januari-April 2017.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pemuda Cikarang Berdikari Neng Ulfah pada saat diskusi bersama di Cikarang Kota. Dalam keterangannya saat diskusi, Ulfah mahasiswi Sejarah Kebudayaan Islam menerangkan, bahwa ribuan guru honorer diberbagai tingkatan mulai dari SD, SMP, SMA, tidak mendapatkan haknya, akibat dari keteledoran Dinas Pendidikan.

"Ribuan nasib guru honorer dari berbagai tingkatan mulai dari SD, SMP, SMA tidak dapat haknya selama 4 (empat) Bulan. Berarti kan sudah jelas bahwa Dinas Pendidikan teledor dalam menjalankan kerjanya," kata dia, Selasa (2/5).

Lanjut Ketua Umum Pemuda Cikarang Berdikari menyesalkan, ketika menuju Hardiknas hanya tinggal hitungan jari. Di Kab. Bekasi justru peran guru sebagai pahlawan di dunia pendidikan tidak mendapatkan perhatian yang serius oleh Pemda Kab. Bekasi.

"Menjelang Hardiknas yang dimana seharusnya Pemda Kab. Bekasi melakukan perayaan atas peningkatan kualitas pendidikan. Ini kok malah Dinas Pendidikan Kab. Bekasi seolah-olah membunuh dunia pendidikan," tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Jendral Pemuda Cikarang Berdikari Aang Jamasari mendesak kepada seluruh pihak terkait persoalan pendidikan agar segera menyelesaikan nasib dan hak para pahlawan dunia pendidikan.

"Karena ini menyangkut kualitas dan mutu pendidikan di Kab. Bekasi, Pemuda Cikarang Berdikari mendesak agar Pemda segera menyelsaikan masalah mekanisme pencairan Jastek," singkatnya. (dk)

 

 

Statistik Pengunjung

6982123
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
6255
52075
6982123
IP Anda: 54.162.224.176

Facebook