JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 15 Agustus 2018

BANDUNG, KABARSEBELAS.COM - Penerimaa Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2018/2019 akan segera dimulai. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengatakan, persiapan yang telah dilakukan untuk menghadapi PPDB tahun ini, telah dilaksanakan semaksimal mungkin. Hadadi optimis, PPDB tahun ini akan berjalan baik dan sukses. 

 

“Kami beranggapan semua sekolah sama. Kita ingin melakukan pemerataan kualitas pendidikan. Inilah komitmen kita. Sehingga dengan pemerataan kualitas, PPDB akan berjalan baik,” jelas Hadadi ujarnya saat membuka Kegiatan Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekaligus Launching PPDB Tahun Pelajaran 2018-2019 Jenjang SMA, SMK, dan SLB. Acara dilaksanakan di Grand Hani Hotel, Jalan Raya Lembang KM.12,1 No.15, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. 

 

Seperti dari rilis yang diterima "PR", tahun ini, PPDB masih menggunakan sistem zonasi. Penerapan sistem zonasi untuk calon peserta didik yang berdomisili pada zonasi  dalam wilayah Jawa Barat, paling sedikit sebesar 90 persen dari total jumlah keseluruhan calon peserta didik yang diterima, dengan ketentuan : 

 

a. kuota 20 persen bagi calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu; 

b. kuota 5 persen bagi calon peserta didik dari putera-puteri guru sebagai penghargaan maslahat bagi guru, dan bagi calon peserta didik berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas;

c. kuota 10 persen bagi calon peserta didik khusus warga penduduk setempat yang berdomisili pada radius jarak terdekat ke satuan pendidikan yang dituju; 

d. kuota 40 persen diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti PPDB melalui jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN); dan 

e. kuota 15 persen diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti PPDB melalui jalur prestasi.   

 

Kuota PPDB jalur NHUN dapat bertambah dari 40 persen, jika kuota jalur yang lainnya tidak terpenuhi.  Selain itu, baik sekolah negeri maupun swasta wajib menyediakan kuota 20 persen bagi KETM. Jika kuota calon peserta didik dari KETM tidak terpenuhi, kuota ditambahkan pada kuota calon peserta didik bagi warga penduduk setempat yang berdomisili pada radius jarak terdekat.

 

Sementara, untuk calon peserta didik yang berdomisili di luar wilayah Jawa Barat, memiliki paling banyak sebesar 10 persen dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima dengan ketentuan, yaitu  kuota 5 persen diperuntukan bagi calon peserta didik yang mengikuti PPDB melalui jalur prestasi, dan kuota 5 persen diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti PPDB melalui jalur NHUN.

 

Jika kuota PPDB jalur prestasi dan jalur NHUN dari luar wilayah Jawa Barat sebagaimana dijelaskan pada angka huruf a dan b tidak terpenuhi, maka kuota dapat ditambahkan untuk kuota bagi calon peserta didik dari dalam wilayah Jawa Barat, sesuai jalurnya.

 

Selain itu, kuota calon peserta didik dari luar wilayah Jawa Barat pada satuan  pendidikan yang berada di daerah berbatasan dengan provinsi lain dapat berubah, sesuai dengan kondisi calon peserta didik pendaftar di daerah perbatasan.

 

Perubahan kuota PPDB  ditetapkan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah setempat.  Sedangkan, kuota sebagaimana dijelaskan pada angka ditentukan secara khusus melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Daerah Kabupaten/Kota pada daerah perbatasan dengan Cabang Dinas Pendidikan sesuai wilayah.(Red)

Statistik Pengunjung

7373280
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
641
31050
7373280
IP Anda: 54.198.96.198

Facebook