JS Financial News - шаблон joomla Новости
Sabtu, 20 Januari 2018

sikap pemkab Bekasi Belum serius terkat aduan perbaikan sekolah

BEKASI, KABARSEBELAS.COM -- Minimnya perhatian dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi dibuktikan dari banyaknya sekolah yang bangunan nya memprihatinkan.

 

Salah satu contoh kurang perhatiannya dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi terdapat di SDN Sukakarya 03, Kecamatan Sukakarya. Bangujan sekolah dasar tersebut butuh banyak perbaikan. Mulai dari tembok sekolah hingga atap yang sudah mulai rapuh.

 

Kepala Sekolah SDN Sukakarya 03, Jazuli, mengatakan, bahwa dirinya telah mengajukan perbaikan infastruktur bangunan sekolah. Tetapi dari

KABARSEBELAS.COM- Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi memastikan persoalan ketiadaan bangku sekolah akan segera terjawab. Anggaran Rp 30 miliar telah dialokasikan khusus untuk pengadaan maubeler sekolah. Bahkan, meja dan kursi belajar itu pun diklaim telah siap didistribusikan.

 

“Bangku dan meja sekolah sudah dianggarkan dan sedang dikerjakan. Bahkan ada beberapa sekolah yang sudah mendapatkannya. Sehingga persoalan sekolah yang tidak memiliki maubeler, satu per satu mulai teratasi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi

 

BEKASI, KABARSEBELAS.COM -- Penyelenggaran rapat Kordinasi (Rakor) pengembangan usaha koperasi tingkat Kabupaten Bekasi tahun ini kembali digelar. Acara tersebut dilaksanakan langsung oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bekasi di The Evitel Hotel, Kecamatan Cibitung, Senin (7/8).

 

Acara tersebut ditujukan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat umum tentang fungsi dan keberadaan koperasi. Tak hanya itu, Kepala Dekopinda Kabupaten Bekasi, Toto Iskandar, meminta kepada pemerintah jika ada sekolah-sekolah yang memerlukan bantuan

JAKARTA, KABARSEBELAS.COM -- Beberapa guru honorer yang tergabung dalam Forum Pembela Honore Indonesia (FPHI) Kabupaten Bekasi akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya, pihak Kepresidenan telah mengundang perwakilah FPHI Kabupaten Bekasi untuk hadir ke Instana Negara untuk menyampaikan keluhan para guru honorer.

 

Sesampainya di Instana Negara, FPHI diterima oleh Asisten Deputi 4, Bidang Komunikasi dan Politik, Yahya Tatang Badrutamam. Salah satu guru honorer yang dipecat dan tidak mendapatkan dana Jastek, Anita Rachayu

BEKASI, KABARSEBELAS.COM -- Orang tua calon murid SMPN 11 Tambun Selatan merasa kecewa dan dibohongi oleh pihak sekolah. Pasalnya, dirinya telah membayar sejumlah uang kepada pihak sekolah agar anaknya bisa masuk di SMPN 11, tetapi sampai saat ini belum juga bisa masuk sekolah.

 

Udah bayar hampir 2 mingguan, tapi belum juga masuk. Waktu itu janji nya masuk bareng anak-anak lainnya, tapi sampai sekarang masih belum masuk," kata orang tua murid yang

Statistik Pengunjung

5850548
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
538
49220
5850548
IP Anda: 54.167.126.106

Facebook