JS Financial News - шаблон joomla Новости
Selasa, 24 Juli 2018

kabarsebelas - Jumlah bakal calon [balon] kepala desa yang terdaftar di BPMPD masih belum valid , hal ini dikarenakan adanya penambahan waktu 3 hari yang diberikan oleh hasil kesepakatan bagi desa yang hanya memiliki balon kades tunggal,karena ada balon yang gugur dalam penyeleksian berkas dalam pelayanan satu atap. Balon kades yang gugur karena tidak bisa memenuhi atau melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan ,ijazah,kependudukan, kesehatan terbebas dari narkoba,tersangkut masalah hukum.

Kepala bidang pendidikan non formal dan informal [ PNFI ] disdikpora kabupaten Karawang Amid Mulyana SE . kepada kabarsebelas menyampaikan Untuk yang tidak lolos pemberkasan dalam pelayanan satu atap kemarin karena ijasah persamaan yang dimiliki tidak sah [ aspal ]. Ada 2 balon,yang dua duanya memiliki ijasah persamaan dari Jakarta, setelah dilakukan pengecekan di alamat asal belajar,ternyata tidak tercatat nama yang bersangkutan dan ijasahnyapun tidak ada pengesahan dari dinas pendidikan setempat dimana BKBM berada.
Dan yang satunya lagi Amid melanjutkan,ijasah dari kementerian Agama juga yang tidak sah . Untuk penyeleksian balon saat ini memang sangat selektif,berbeda dengan penyeleksian balon kades tahun sebelumnya kata Amid.

Data balon kades yang tercatat dalam pendaftaran kemari dari 177 desa ada 596 balon yang mendaftar kata Wawan Hermawan kabid pemdes BPMPD saat ditemui kabarsebelas diruang kerjanya. Akan tetapi dari jumlah tersebut,ada 1 orang yang meninggal dunia, 8 orang gugur dalam pemberkasan di Yantap dan 4 orang mengundurkan diri. Yang gugur dalam pemberkasan di Yantap 1 orang bermasalah dengan pengadilan, 3 orang keabsahan ijasah, 3 orang bermasalah dengan kependudukan dan 1 orang terkait narkoba.

Dengan demikian lanjut Wawan,ada desa yang hanya memiliki 1 atau balon tunggal, tentunya tidak bisa dilaksanakan pemilihan,untuk itu kami memberikan peluang dengan penambahan waktu 3 hari untuk memberi kesempatan ada yang mendaftar balon kades,sudah dari kemarin.

Sedangkan pelaksanaan tes tertulis untuk menentukan balon menjadi calon akan dilaksanakan secara bersamaan tanggal 6 Februari dan bagi desa yang memiliki lebih dari 5 balon akan dilakukan tes wawancara untuk menentukan calon tidak lebih dari 5 balon karena ketetapan yang dipilih dalam 1 desa maksimal 5 calon kata Wawan.
[ Ryo ]

Statistik Pengunjung

7219005
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
509
14882
7219005
IP Anda: 23.20.25.122

Facebook