JS Financial News - шаблон joomla Новости
Jumat, 20 Juli 2018

BEKASI, Kabarsebelas.com - Penjaringan Bakal Calon Bupati (Balonbup) yang telah dibuka untuk umum oleh DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Bekasi sejak Senin lalu (15/2) kini mulai diserbu para kader internal partai yang ramai-ramai mengambil formulir pendaftaran.

Informasi Rabu malam (17/2), empat Balonbup dari internal partai yang identik dengan warna merah ini telah mengambil berkas penjaringan.

Mereka adalah Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Meilina Kartika Kadir, Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Aep Saepul Rohman dan Anggota Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Mohamad Natser.

Sedangkan Kamis (18/2), giliran Wakil Ketua Bidang Departemen Ekonomi DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, H Pendi yang mengambil formulir dan langsung mengisi berkas-berkasnya. Serta di hari itu juga dia langsung mengembalikan semua berkas persyaratan penjaringan.

Penyerahan berkas-berkas penjaringan dari Pendi ini diterima langsung Ketua BP Pemilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Yaya Ropandi yang didampingi Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Jejen Sayuti di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Jalan Inspeksi Kalimalang.

“Kami terima berkas penjaringan dari Pak H Pendi ini. Nanti pada tanggal 25 Februari 2016 diakhir penjaringan akan kita lakukan mekanisme selanjutnya dari pendaftaran ini. Yaitu wawancara semua calon yang telah mendaftar serta mengembalikan berkas-berkas yang harus dia isi,” ujar Yaya.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Jejen Sayuti menambahkan, siapa yang telah ingin mendaftarkan diri di PDI Perjuangan ini adalah keluarga besar PDI Perjuangan.

“Memang ada beberapa Balonbup yang telah mendaftar (mengambil formulir) dari internal,” tuturnya.

Dia menambahkan, dalam penjaringan ini memang sempat muncul pertanyaan-pertanyaan yang dipaparkan SK 04 soal dirinya.

“Jadi saya menggaris bawahi di SK itu menyatakan pimpinan DPRD, yaitu saya (Wakil Ketua DPRD) tak bisa mengikuti penjaringan untuk dicalonkan. Dan apabila ditugaskan baru itu hukumnya wajib,” tegasnya.

“Karena saya sudah dua kali mencalonkan di Pilkada dan kini ada SK itu. Saya petugas partai jadi tak akan maju. Jadi posisi saya ini hanya mewakili Ketua DPC (Meilina Kartika Kadir) untuk menerima berkas pendaftaran,” tambahnya.

Sedangkan Balonbup H Pendi mengaku antusias mengikuti pendaftaran penjaringan ini karena dirinya ingin membenahi Kabupaten Bekasi agar lebih baik lagi.

“Insya Allah kami siap untuk bersaing dengan calon-calon lain di penjaringan ini. Kami berusaha untuk mendapatkan rekomendasi pencalonan ini dengan cara yang baik dan yakin akan mendapatkan rekomendasi pencalonan ini,” katanya.

Dia mengaku jika rekomendasi penjaringan ini jatuh kepadanya, maka dirinya siap untuk maju di Pilkada Kabupaten Bekasi 2017 nanti.

“Apakah menjadi Calon Bupati (Cabup) atau Calon Wakil Bupati (Cawabup) itu saya serahkan ke partai. Yang pasti saya siap untuk menjadi bupati pun. Yang jelasnya kami ingin menjadikan Kabupaten Bekasi ini lebih baik lagi dan siap bersaing dengan incumbent walaupun kami menunggu rekomendasi dari ketua umum (Megawati Soekarno Putri),” tutupnya. (Cr01)

Statistik Pengunjung

7194120
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
6492
45649
7194120
IP Anda: 54.81.254.212

Facebook